Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah di India Kembali Wajibkan Warga Pakai Masker Setelah Kasus Covid-19 Naik

Pemerintah di India Kembali Wajibkan Warga Pakai Masker Setelah Kasus Covid-19 Naik New Delhi Izinkan Bar Buka Saat Covid-19. ©2020 Prakash SINGH / AFP

Merdeka.com - Pemerintah New Delhi, India kembali mewajibkan warga memakai masker setelah kasus Covid-19 naik, yang mulai berlaku pada Kamis (11/8).

Bagi warga yang tidak mengikuti aturan, khususnya tidak memakai masker di tempat umum, maka akan dikenakan denda 500 rupee atau sekitar Rp 92.000.

Dikutip dari Associated Press (AP), Jumat (12/8), Kementerian Kesehatan India mengatakan 16.299 kasus baru tercatat dalam 24 jam terakhir secara nasional, dengan tingkat positif 4,58 persen. Sedangkan hampir 2.150 kasus infeksi dilaporkan di New Delhi.

Pada Rabu, New Delhi melaporkan delapan kematian Covid-19, tertinggi dalam hampir enam bulan. Warga mulai melepas masker ketika kasus infeksi menurun setelah dua gelombang Covid-19 yang menghancurkan sebelumnya.

Pejabat New Delhi, Arvind Kejriwal, mengatakan kasus Covid-19 memang naik tetapi tidak perlu panik karena sebagian besar kasus baru bersifat ringan.

India mulai memvaksinasi masyarakat pada Januari 2021 dan telah menyuntikkan lebih dari 2,04 miliar dosis, termasuk dosis pertama, kedua, dan booster. Lebih dari 94 persen dari populasi yang memenuhi syarat (12 tahun ke atas) telah menerima setidaknya satu suntikan, dan 86 persen telah divaksinasi penuh atau lengkap.

Sebagian besar ahli meyakini jumlah kematian Covid-19di India jauh lebih tinggi dari data pemerintah yang mencatat lebih dari 414.000 kasus. Namun pemerintah beranggapan pendapat para ahli tersebut hal berlebihan dan menyesatkan.

Reporter Magang: Gracia Irene

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP