Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kanselir Angela Merkel larang burka di Jerman

Kanselir Angela Merkel larang burka di Jerman Angela Merkel buka bersama muslim Jerman. ©AFP PHOTO/POOL/STEFFI LOOS

Merdeka.com - Kanselir Jerman Angela Merkel melarang penggunaan burka di negaranya.

"Penggunaan kerudung penutup muka (burka) harus dilarang, meskipun hal tersebut legal," ucapnya kepada para delegasi dalam pidato rutin tiga bulanan di Jerman, seperti dikutip dari metro.co.uk, Rabu (7/12).

Dia mendukung larangan nasional terhadap model busana muslim tersebut, yang mana seluruh wajah tertutup kain. Pernyataannya itu kemudian mendapat tepuk tangan meriah dari para hadirin.

Menurut dia, dalam percakapan sehari-hari sesuai peraturan di Jerman, semua orang memperlihatkan wajahnya.

"Dalam percakapan sehari-hari kita semua, sesuai hukum yang berlaku, kita memperlihatkan wajah saat berkomunikasi tatap muka. Karenanya pelarangan penggunaan penutup muka (burka) dilarang di sini karena tidak sesuai dengan aturan kita," serunya.

Merkel tertekan dengan keputusannya menerima banyak imigran ke Negeri Bavaria tahun lalu. Sekitar 890 ribu pencari suaka tiba di Jerman pada 2015.

Jumlah tersebut semakin banyak usai Merkel membiarkan para imigran yang tertahan di Hungaria masuk ke negaranya. Namun, pendekatannya itu malah menimbulkan perselisihan antara Merkel dan partainya Uni Kristen Demokrat.

"Situasi pada 2015 tidak bisa, tidak harus dan tidak akan terulang," kata perempuan tersebut kepada delegasi partai di kongres di Kota Essen.

(mdk/pan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP