Alat pendeteksi bom yang digunakan di Sharm el Sheikh di duga palsu. Oleh para pejabat Inggris, alat pendeteksi bom itu dianggap tidak berfungsi.
The Independent, Rabu (11/11) melaporkan, alat deteksi bom itu mirip dengan alat yang ekspornya dilarang pemerintah Inggris. Kementerian Luar Negeri Inggris sampai mempertanyakan mengenai alat ini pada otoritas Mesir.
"Kami akan terus menunjukka dan mempertanyakan penggunaan alat tersebut," kata salah seorang juru bicara Kemlu Inggris.
Alat tersebut juga dideteksi digunakan di daerah sekitar Laut Merah.
Detektor yang digunakan otoritas keamanan Mesir ini berbentuk tongkat yang terbuat dari plastik, dan memiliki antena yang menonjol. Alat itu disebut sangat mirip dengan ADE651, alat deteksi palsu yang dijual di Timur Tengah oleh penipu dari Inggris.
James McCormick, warga Inggris dijatuhi hukuman kurung 10 tahun lantaran menjual alat tersebut. Pengadilan London menjatuhkan hukuman padanya paa 2013.
Dari hasil penyelidikan, detektor yang tidak memiliki komponen elektronik ini sebenarnya merupakan alat pencari bola golf yang label mereknya dicopot.Pesawat Maskapai Rusia, Kogalymavia, jatuh dua pekan lalu di Semenanjung Sinai. Seluruh 224 penumpang dan kru tewas. Awalnya pesawat diduga mengalami kerusakan mesin. Belakangan, ISIS mengklaim bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat itu. Intelijen Inggris dan AS lalu mengumumkan bahwa Airbus A321 itu terbelah di udara, akibat ledakan dari dalam pesawat. Saat ini maskapai Eropa menghindari terbang melewati wilayah Sinai.