Ahli kecelakaan penerbangan kelas dunia Malcolm Brenner mengatakan pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang sejak 8 Maret tahun lalu diduga kuat diarahkan menuju Antartika.MH370 yang membawa 239 penumpang seharusnya tiba di Beijing, China, setelah lepas landas dari bandara Kuala Lumpur, Malaysia.Brenner menganalisa data satelit dan menemukan pesawat itu masih terbang selama beberapa jam setelah hilang kontak, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Selasa (24/2).Melalui analisanya, Brenner mengungkapkan pesawat MH370 sempat membuat tiga kali belokan setelah kontak terakhir dengan menara pengawas. Pertama belok ke arah kiri lalu ke kiri lagi dua kali sehingga pesawat mengarah ke barat lalu ke selatan menuju Antartika."Kecelakaan ini menarik perhatian dunia dengan cara yang belum pernah saya lihat selama 40 tahun karier saya di dunia penerbangan," kata Brenner.Pernyataan Brenner itu muncul dalam sebuah film dokumenter stasiun televisi National Geographic yang akan ditayangkan bulan depan. Brenner dan timnya berusaha memecahkan misteri hilangnya MH370.Beberapa waktu lalu tim pencari dari Australia menyatakan puing pesawat MH370 akan ditemukan pada bulan Mei.
Ahli penerbangan: Pesawat MH370 terbang ke arah Antartika
Menurut dia MH370 berbelok tiga kali setelah hilang kontak.
Rekomendasi