CEK FAKTA: Hoaks, Video Sebut Jabatan Menhan Prabowo Akan Diganti Panglima TNI

Kabar jabatan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto akan digantikan oleh Panglima TNI adalah hoaks. Hingga saat ini, tidak ada informasi resmi terkait Presiden Jokowi menunjuk langsung Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk menggantikan posisi Menhan Prabowo Subanto

Fellyanda Suci Agiesta
Oleh Fellyanda Suci Agiesta - Reporter
CEK FAKTA: Hoaks, Video Sebut Jabatan Menhan Prabowo Akan Diganti Panglima TNI
Menhan Prabowo Siap Belikan 3 Kapal Selam Baru Buat TNI AL, 2 Negara Sudah Dijajaki. Youtube/metrotvnews ©2021 Merdeka.com

Beredar sebuah video menyebut posisi Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, akan digantikan oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Video diunggah oakun Youtube SKEMA POLITIK berjudul "PRABOWO B3RMASALAH, JOKOWI TUNJUK PANGLIMA TNI !?"

Penelusuran

Hasil penelusuran merdeka.com, informasi tersebut adalah hoaks. Dalam artikel merdeka.com berjudul "Presiden Jokowi Lantik Mendikbud-Ristek Nadiem dan Menteri Investasi Bahlil" pada 28 April 2021, dijelaskan dua menteri Jokowi yang menjabat di kementerian baru.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik dua menteri nomenklatur baru yaitu Nadiem Makarim sebagai Mendikbud Ristek dan Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Investasi/Kepala BKPM. Pelantikan tersebut dilakukan di Istana Negara, Rabu (28/4).

Pelantikan tersebut sesuai dengan Keputusan Presiden No 72/P/2021 Tentang Pembentukan dan Pengubahan Kementerian, Serta Pengangkatan Beberapa Menteri Negera Kabinet Indonesia Maju Periode 2019-2024.

Jokowi juga melantik Laksana Tri Handoko sebagai Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) yaitu Laksana Tri Handoko.

Adapun Menristek/Kepala BRIN sebelumnya dijabat oleh Bambang Brodjonegoro. Kini, dia tak masuk dalam susunan kabinet Indonesia Maju. Bambang pun telah pamit dari kementeriannya beberapa hari lalu.

Kemudian dalam artikel merdeka.com berjudul "Reshuffle Kabinet, Jokowi Umumkan Enam Menteri Baru" pada 22 Desember 2020, dijelaskan enamm menteri yang diganti, namun tidak ada Menhan Prabowo Subianto.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan enam nama baru yang akan menduduki pos kementerian di Kabinet Indonesia Maju.

"Bapak ibu sebangsa dan setanah air pada sore hari ini saya bersama-sama Wapres ingin mengumumkan menteri-menteri yang akan duduk di Kabinet Indonesia Maju," ujar Jokowi di veranda Istana Negara, Selasa (22/12).

Yang pertama kali dikenalkan Jokowi adalah Tri Rismaharini.

"Saya akan perkenalkan satu per satu. yang pertama Ibu Tri Rismaharini. Saya kira kita tahu semuanya dia adalah Wali Kota Surabaya dan saat ini Bu Tri Rismaharini akan kita berikan tanggung jawab untuk menjadi Menteri Sosial," ucap Jokowi.

Kemudian, muncul nama Sandiaga Uno.

"Yang kedua saya ingin mengenalkan, kita kira semua sudah tahu yaitu Bapak Sandiaga Salahudin Uno. Beliau adalah wakil Gubernur Jakarta, Ketua Hipmi, dan saat ini beliau akan kita berikan tanggung jawab untuk memimpin Kementerian Pariwisata."

Ketiga, Budi Gunadi Sadikin. "Beliau sebelumnya Dirut Bank Mandiri, kemudian menjadi Direktur PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) dan terakhir jadi Wamen BUMN dan sekarang kita berikan tanggung jawab untuk memimpin Kementerian Kesehatan."

Yang keempat, Yaqut Cholil Qoumas, beliau adalah tokoh muslim, Ketua GP Ansor dan akan kita berikan tanggung jawab sebagai Menteri Agama," kata Jokowi.

Kemudian, yang kelima ada nama Sakti Wahyu Trenggono. "Beliau sekarang ini memegang jabatan Wamenhan dan akan kita berikan tanggung jawab untuk menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan," tuturnya.

Terakhir M. Lutfi. "Beliau sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala BKPM, Mendag, Dubes Indonesia untuk Jepang dan terakhir Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat. Dan sekarang kita berikan tugas memimpin Kementerian Perdagangan."

Kesimpulan

Kabar jabatan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto akan digantikan oleh Panglima TNI adalah hoaks. Hingga saat ini, tidak ada informasi resmi terkait Presiden Jokowi menunjuk langsung Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto untuk menggantikan posisi Menhan Prabowo Subanto.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Rekomendasi