Wamenkeu: Utang yang Sehat Adalah Alat Ekspansi

Selasa, 25 Januari 2022 12:34 Reporter : Anisyah Al Faqir
Wamenkeu: Utang yang Sehat Adalah Alat Ekspansi Wamenkeu Suahasil Nazara. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara meminta masyarakat untuk tidak alergi dengan utang atau pembiayaan. Alasannya, baik pemerintah maupun pengusaha menganggap utang sebagai alat melakukan ekspansi. Dia bahkan berkelakar, pengusaha yang sehat pasti memiliki utang.

"Utang adalah alat kita. Kalau pengusaha yang sehat pasti punya utang, utang bikin mereka ekspansi. Nah di pemerintah juga sama," kata Suahasil dalam Indonesia Economic Outlook (IEO) 2022, Jakarta, Selasa (25/1).

Sejak pandemi Covid-19 terjadi 2 tahun lalu, APBN telah didesain fleksibel. Belanja pemerintah pun menjadi tumpuan penggerak ekonomi nasional. Meskipun pendapatan negara menurun, mau tak mau pemerintah menarik utang. Tercatat defisit APNN mencapai 6,14 persen terhadap PDB.

"Artinya kekurangan ini harus dibiayai dari pembiayaan (utang)," kata dia.

Walau pemerintah diberikan izin untuk menarik utang, tetapi penarikan utang dilakukan secara hati-hati. Pemerintah bekerja sama dengan Bank Indonesia sebagai regulator untuk membeli surat utang negara (SUN) dari pasar perdana atau secara langsung.

Penarikan utang dari bank sentral juga terbagi menjadi dua, dengan bunga dan tanpa bunga. Pembiayaan yang diperuntukkan penanganan Covid-19 seperti untuk sektor kesehatan tidak dikenakan bunga. Sebaliknya, utang yang tujuannya untuk menjalankan program-program pemerintah dikenakan bunga.

"Jadi bikin utangnya juga hati-hati," kata dia. [azz]

Baca juga:
Surat Utang ORI021 Tawarkan Bunga 4,9 Persen, Begini Cara Membelinya
Subhanallah, Polisi Ini Bantu Lunasi Utang Pinjaman Koperasi Seorang Ibu-ibu
Seorang Ibu Hamil di Depok Tawarkan Ginjal Demi Lunasi Utang
Garuda Indonesia Dapat Perpanjangan Waktu Proses PKPU Sampai 21 Maret 2022
Utang Perusahaan Perkebunan yang Izin Usahanya Dicabut Negara Capai Rp382 T
Pemerintah Diingatkan Hati-Hati Tambah Utang untuk Pembangunan Ibu Kota Baru

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini