Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Viral WNI Menang Lomba Nyanyi di Jepang, Kirim Piala ke RI Kena Pajak Rp4 Juta

Viral WNI Menang Lomba Nyanyi di Jepang, Kirim Piala ke RI Kena Pajak Rp4 Juta Bea Cukai. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Nama Fatimah Zahratunnisa menjadi sorotan di media sosial saat ini, usai dirinya menceritakan pengalamannya mengirim piala sebagai hadiah memenangkan kompetisi menyanyi di Jepang, namun mendapat tagihan pajak hingga Rp4 juta dari Bea Cukai.

Fatimah diketahui mengikuti ajang pencarian bakat Jepang, I Can Sing in Japanese, pada September 2015 dan berhasil menang setelah mengalahkan sebelas peserta lain dari negara lainnya.

"2015 menang acara nyanyi di TV Jepang, pialanya dikirim ke Indo karena gede banget buat dibawa di pesawat. Ditagih pajak 4 juta. Padahal hadiah lombanya gak ada hadiah uang cuma piala itu doang. Menang lomba kok nombok," tulis Fatimah dalam unggahan akun Twitter @zahratunnisaf.

Fatimah yang merasa tidak terima, kemudian mengajukan dokumen untuk membuktikan bahwa piala tersebut benar-benar merupakan hadiah. Sampai-sampai dia menunjukkan bakat nyanyinya kepada pihak bea cukai.

"Tidak terima dong. Akhirnya ngajuin apa ya istilahnya, ribet deh butuh banyak surat lalala yang membuktikan kalo itu tuh hadiah. Sampai nunjukin video acara TV nya juga baru orang bea cukai percaya. Mana waktu di kantornya disuruh nyanyi buat buktiin bisa nyanyi apa tidak," katanya.

Meskipun pihak bea cukai akhirnya percaya, dia masih menghadapi pertanyaan tentang berapa besaran uang yang bisa dikeluarkan untuk membayar pengiriman piala tersebut. "Tapi ya meskipun mereka akhirnya percaya aku memang lomba, masih ditanya lagi 'kamu ada uang berapa sekarang? Bisa bayar berapa?". WAH KACAU EMOSI BGT hadiah sendiri masa disuruh bayar?! Aku jawab, 5000 buat ongkos naik angkot pulang!," keluhnya.

Dengan tawar-menawar, Fatimah bisa membawa pulang piala secara gratis. Walaupun gadis ini masih akan tetap mengingat pertanyaan pembayaran itu. "Untungnya bisa bawa pulang secara gratis akhirnya setelah tawar menawar secara ketat. Tapi adanya kalimat 'kamu bisa bayar berapa?' itu aku bawa dendam sampai sekarang," ujar dia.

Fatimah mengungkap kembali kejadian yang sudah berlangsung beberapa tahun lalu karena membaca sebuah thread yang berkaitan tentang Bea Cukai. "Kenapa cerita 2015 baru cerita sekarang? Ya aku masih dendam sama BC pengen ngomel aja karena baca thread tentang BC mentrigger emosi, gataunya rame. Mau giring opini naon deui ini mah cerita pengalaman sendiri atuh lah," kata Fatimah.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP