Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Vietnam pelajari tata kelola batu bara dari Indonesia

Vietnam pelajari tata kelola batu bara dari Indonesia Batu bara. Ilustrasi shutterstock.com

Merdeka.com - Negara Vietnam ingin belajar mengelola sumber daya mineral, terutama batu bara, dari Indonesia. Hal itu dikarenakan Indonesia dianggap negara paling sukses mengekspor batu bara ke luar negeri yang mencapai 340 juta ton.

"Vietnam ingin dapat kolaborasi eksplorasi dan eksploitasi mineral resource, termasuk batu bara dan lain-lain. Kita nggak ada target spesifik," jelas Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Siswo Utomo usai menandatangani nota kerjasama dengan pemerintah Vietnam di Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (28/6).

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) itu untuk mempertegas pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Presiden Vietnam sebagai payung implementasinya.

Perusahaan antar kedua negara telah melakukan kerjasama sebelumnya. Seperti Petroviet yang pernah mengerjakan beberapa blok minyak di Indonesia dan perusahaan Pama yang bergerak di sektor batu bara.

"Tadi saya tawarkan kita ada badan pendidikan dan latihan pegawai, terdiri dari ribuan orang, fasilitasnya juga bagus, saya tawarkan ke beliau kalau berminat kita welcome," kata Susilo.

Seperti diketahui, pemerintah Indonesia dan Vietnam sepakat untuk meningkatkan perdagangan. Pada 2012 lalu, kerja sama perdagangan dua negara berhasil mencapai USD 4,8 miliar atau setara dengan Rp 47,66 triliun.

Dalam waktu lima tahun ke depan, nilainya diharapkan bisa meningkat menjadi USD 10 miliar atau setara dengan Rp 99,29 miliar.

"Optimis dapat kami capai. Tahun 2018 bahkan jadi USD 10 miliar," kata SBY saat konferensi pers bersama Presiden Vietnam, Truong Tan Sang di Istana Merdeka.

Pemerintah akan mendorong pengusaha-pengusaha Indonesia untuk berinvestasi di negeri sosialis tersebut. Terutama di bidang infrastruktur, energi dan batu bara. Selain itu, kerja sama juga dilakukan di bidang ketahanan pangan dan pertanian, seperti beras.

"Di bidang energi, kami juga sepakat meningkatkan kerja sama, termasuk keinginan Indonesia untuk ikut membangun PLTU maupun proyek-proyek batu bara yang ada di Vietnam," paparnya.

Selain menandatangani perjanjian di bidang perdagangan dan pangan, kedua negara sepakat untuk saling mendukung industri pertahanan. Sedangkan di bidang hukum, Vietnam menyepakati perjanjian ekstradisi. (mdk/bmo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP