Utamakan Pasar Lokal, Bos Tokopedia Nilai Surakarta Lebih Penting dari Singapura

Kamis, 10 Oktober 2019 21:21 Reporter : Merdeka
Utamakan Pasar Lokal, Bos Tokopedia Nilai Surakarta Lebih Penting dari Singapura CEO Tokopedia, William Tanuwijaya. ©Liputan6.com/Septian Deny

Merdeka.com - CEO Tokopedia, William Tanuwijaya, mengatakan perusahaannya akan lebih fokus membangun pasar lokal ketimbang global. Dia menilai ada potensi di daerah-daerah Indonesia yang memiliki 100 juta masyarakat yang tinggal di pedesaan.

"Kalau temen-temen unicorn lain ekspansi ke global, Tokopedia akan go local bukannya go global," tuturnya di Djakarta Theater, Jakarta, Kamis (10/10).

Dia melanjutkan, jumlah pasar di pedesaan tersebut bahkan lebih besar dari pasar Singapura yang memiliki potensi 5 juta penduduk. "Kami merasa Boyolali lebih berpotensi daripada Bangkok dan Surakarta lebih penting dari pada Singapura," ujarnya.

Dengan menargetkan pasar lokal, William meyakini 100 juta masyarakat pedesaan bisa diberdayakan sehingga berdampak pada peningkatan ekonomi nasional. Untuk mencapai hal tersebut, salah satunya dengan melakukan pembangunan gudang di kota-kota besar di Indonesia.

Pembangunan gudang itu dilatarbelakangi pengalaman para pengusaha daerah yang ingin merambah pasar nasional. Maka dengan pengadaan gudang yang disediakan oleh Tokopedia, pengusaha daerah hanya perlu melakukan penyewaan gudang dengan harga yang lebih murah ketimbang membangun toko fisik.

Adapun konsep gudang tersebut akan menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang dapat mendata kebutuhan toko tersebut untuk mengisi pasokan produk di kota itu.

"Ketika sudah buka gudang atau cabang ternyata bisnis tidak sesuai dengan prediksi awal, padahal modal kerja tidak bisa balik lagi karena sudah bayar sewa full satu tahun. Risiko-risiko ini yang ingin kamu patahkan. kami berharap pengusaha daerah enggak perlu pindah ke Pulau Jawa," jelasnya.

Oleh sebab itu, William menegaskan, Tokopedia akan mendorong penetrasi pasar di daerah-daerah Indonesia. "Setelah pemerataan terjadi, kami baru akan lakukan go global," tutupnya.

Reporter: Bawono Yadika Tulus

Sumber: Liputan6 [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini