Tarif tol diminta turun, saham Jasa Marga melemah 4 persen

Kamis, 22 Maret 2018 18:28 Reporter : Liputan6.com
Tarif tol diminta turun, saham Jasa Marga melemah 4 persen Saham turun. shutterstock

Merdeka.com - Harga saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR) cenderung tertekan sepanjang perdagangan hari ini. Permintaan penurunan tarif tol mempengaruhi pergerakan harga saham PT Jasa Marga Tbk.

Berdasarkan data RTI, harga saham PT Jasa Marga Tbk melemah empat persen ke posisi Rp 4.800 per saham. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 2.639 kali dengan nilai transaksi harian saham Rp 44,6 miliar.

Pada awal sesi, harga saham PT Jasa Marga Tbk sempat menguat Rp 50 ke posisi Rp 5.050 per saham. Pada Kamis pekan ini, harga saham PT Jasa Marga Tbk berada di level tertinggi Rp 5.050 dan terendah Rp 4.790 per saham.

Sementara itu, harga saham operator tol lainnya seperti PT Citra Marga Nusaphala Tbk (CMNP) justru menguat. Harga saham CMNP naik 1,05 persen ke posisi Rp 1.445 per saham. Total frekuensi delapan kali dengan nilai transaksi Rp 7,1 juta.

"Harga saham PT Jasa Marga Tbk turun karena ada (permintaan-red) tarif tol turun. Ini dapat pengaruhi pendapatan. Investor khawatirkan hal itu," ujar Analis PT Indosurya Sekuritas, William Suryawijaya saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (22/3).

William menilai, investor seharusnya tidak perlu khawatir. Hal itu lantaran operator jalan tol seperti PT Jasa Marga Tbk juga saat ini mengembangkan dan membangun ruas jalan tol baru.

Selain itu, perseroan juga dapat melakukan efisiensi apalagi dengan pembayaran tol melalui uang elektronik. William menilai, harga saham PT Jasa Marga Tbk masih tertekan dalam waktu dekat.

"Ada kemungkinan harga Rp 4.600, Tapi prospeknya masih cerah karena kebutuhan infrastruktur," ujar dia.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil sejumlah menteri dan operator jalan tol ke Istana pagi ini. Pemanggilan tersebut salah satunya bertujuan untuk membahas tarif tol yang berlaku saat ini.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan, Presiden Jokowi mempertanyakan soal mekanisme perhitungan tarif tol. Sebab, selama ini dirinya sering mendengar keluhan dari para pengguna tol jika tarif tersebut terlalu mahal.

Reporter: Agustina Melani

Sumber: Liputan6 [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini