Tahun lalu 92 proyek mandek, potensi investasi Rp 423 triliun raib

Kamis, 5 Februari 2015 15:27 Reporter : Saugy Riyandi
Tahun lalu 92 proyek mandek, potensi investasi Rp 423 triliun raib gedung BKPM. Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat sebanyak 92 proyek mandek tahun lalu. Ini membuat pemerintah kehilangan potensi investasi sebesar Rp 423 triliun.

Hal tersebut disampaikan Kepala BKPM Franky Sibarani saat bertemu pelaku usaha di gedung Kamar Dagang dan Industri (kadin) Indonesia, Jakarta, Kamis (5/2).

Franky menyebut salah satu proyek mandek adalah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batang, Jawa Tengah. Nilai investasi pembangkit listrik berkapasitas 2x1.000 megawatt (MW) tersebut mencapai USD 4 miliar atau sekitar Rp 50 triliun.

"Tapi, Peraturan Presidennya saat ini sedang kami beresin dan semoga cepat sehingga mereka akan mulai konstruksi," kata dia.

Selain itu, kata dia, proyek mandek juga berasal dari industri manufaktur dan semen.

Franky meminta kalangan pengusaha membantu meningkatkan investasi dalam negeri. Dengan begitu, industri nasional semakin berkembang.

"Kami butuh peran Kadin untuk mendorong investasi dalam negeri dan BKPM akan mengutamakan investasi dalam negeri tahun ini," pungkas dia. [yud]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini