Strategi Menkop Teten Dorong Transformasi UMKM Masuk ke Rantai Pasok Global

Kamis, 28 Januari 2021 20:46 Reporter : Merdeka
Strategi Menkop Teten Dorong Transformasi UMKM Masuk ke Rantai Pasok Global Menkop UKM Teten Masduki. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Kementerian Koperasi dan UKM terus berusaha melahirkan inovasi kebijakan, yakni mendorong transformasi UMKM dari sektor informal ke formal, transformasi ke digital, penggunaan inovasi dan teknologi serta transformasi masuk ke rantai pasok global.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengatakan, salah satu program strategisnya adalah pengembangan wirausaha muda inovatif dan berkelanjutan melalui inkubasi usaha terintegrasi.

Menurutnya, dalam pengembangan wirausaha muda inovatif dan berkelanjutan melalui inkubasi usaha terintegrasi, wirausaha nantinya diarahkan pada UMKM yang fokus kepada keunggulan domestik dan berbasis teknologi dan inovasi.

"Dengan daya dukung dari mulai bahan baku, perizinan, pengembangan kapasitas usaha, pembiayaan, sampai dengan pasar," kata Teten dalam acara webinar Universitas IVET dengan tema 'Mengembangkan Ekonomi Mahasiswa Pasca Pandemi', Kamis (28/1).

Kata MenkopUKM, pemerintah akan memberikan pendampingan dan pelatihan UMKM (edukukm.id, Kakak Asuh UMKM), serta perbaikan proses binis UMKM untuk terhubung dengan rantai pasok dan transformasi ke formal melalui pusat bantuan konsultasi hukum gratis, gerakan belanja di warung tetangga, dan korporatisasi petani/nelayan/petambak.

Lantaran masih tingginya angka pengangguran dan terbatasnya lapangan pekerjaan menjadi salah satu persoalan bangsa yang perlu dicarikan solusinya. Oleh karenanya, pemerintah dituntut menyediakan lapangan kerja sekitar 2,7 juta sampai dengan 3 juta per tahun.

"Ini bukan sesuatu yang mudah untuk diwujudkan. Butuh kerja sama dan kolaborasi semua pihak, yakni pemerintah, BUMN, swasta, kampus, dan masyarakat. Salah satu jalannya, yakni banyaknya anak muda yang menjadi wirausaha yang kelak bisa memperkerjakan orang lain. Menjadi pekerja tentu baik, tetapi pencipta lapangan kerja jauh lebih mulia dan terhormat," Jelasnya.

Baca Selanjutnya: Rasio Wirausaha Indonesia...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini