Masyarakat RI Lebih Suka Simpan Uang di Deposito Dibanding Asuransi

Sabtu, 13 Agustus 2022 10:12 Reporter : Siti Ayu Rachma
Masyarakat RI Lebih Suka Simpan Uang di Deposito Dibanding Asuransi Menkeu Sri Mulyani. ©2020 Istimewa

Merdeka.com - Peranan sektor keuangan sangat penting untuk menjaga stabilitas dan mendorong pemulihan ekonomi, seperti sektor keuangan di berbagai perekonomian merupakan fungsi multidimensi yang sangat penting. Meski demikian, sektor keuangan Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan.

Pertama apabila melihat ukuran sektor keuangan terhadap perekonomian Indonesia masih relatif kecil apabila dibandingkan dengan negara-negara di ASEAN. Dengan demikian, Indonesia memiliki peluang untuk meningkatkan peranan pasar modal sebagai sektor keuangan yang bisa menjadi intermediari yang produktif.

"Kapitalisasi pasar modal Indonesia hanya 48 persen, Malaysia, Singapura, Filipina mereka bisa memiliki rasio kapitalisasi pasar modal hingga mendekati 100 persen," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, saat webinar Like it, ditulis Sabtu (13/8).

Kedua sektor keuangan di indonesia masih berorientasi akumulasi dana yang sifatnya jangka pendek. Hal ini sangat menyulitkan pada saat kebutuhan pembangunan dan perekonomian membutuhkan sumber yang jangka panjang.

"Misalnya untuk pembangunan infrastruktur, yang bisanya pertama membutuhkan dana sangat besar dan kemampuan mengembalikannya butuh waktu yang sangat panjang, katakanlah 20 hingga 30 tahun," jelas Sri Mulyani.

Dia menjelaskan, oleh karena itu kemampuan Indonesia untuk mampu memupuk dana jangka panjang sangat penting. Namun, sektor keuangan saat ini masih didominasi oleh sektor perbankan sebesar 80 persen dan mayoritas dalam bentuk deposito atau simpanan yang berjangka pendek di bawah 5 tahun.

Sementara, sektor yang memiliki dana jangka panjang, seperti industri asuransi, dana pensiun, kontribusi dalam sektor keuangan hanya 14 persen. "Ini menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi kita, terutama KSSK untuk terus mampu membangun sektor keuangan yang mampu mengumpulkan dan memobilisasi dana dalam jangka panjang yang kuat dan kredibel," tegas Ani. [azz]

Baca juga:
Masyarakat RI Lebih Suka Simpan Uang di Deposito Dibanding Asuransi
Sri Mulyani Sumringah Ekonomi Daerah Mulai Pulih
Ekonomi RI Masih Tumbuh Positif di Tengah Ketidakpastian Global
Sri Mulyani Khawatir Gejolak Harga Komoditas Global Pengaruhi Ekonomi RI
Ancaman Utama Ekonomi Global Sudah Bergeser, Bukan Lagi Pandemi
BI: Pertumbuhan Kuartal II Sangat Tinggi Tapi Ekonomi Belum Pulih Benar

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini