Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

SMRC: 40% Warga merasa ekonomi lebih baik dibanding tahun lalu

SMRC: 40% Warga merasa ekonomi lebih baik dibanding tahun lalu Presiden Jokowi. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, kondisi perekonomian Indonesia menunjukkan tren perbaikan dibandingkan tahun lalu. Kondisi tersebut terlihat dari hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Direktur Program SMRC Sirojudin Abbas mengatakan, 40 persen masyarakat menilai perekonomian Indonesia lebih baik ketimbang tahun lalu. Sementara itu, masyarakat yang menilai kondisi perekonomian saat ini lebih buruk hanya 20 persen dan yang merasa tidak ada perubahan sebanyak 32 persen.

"Sekitar 40 persen warga merasa kondisi ekonomi nasional sekarang lebih baik atau jauh lebih baik dibanding tahun lalu. Lebih banyak ketimbang yang merasa lebih buruk atau jauh lebih buruk sebanyak 20 persen dan yang merasa tidak ada perubahan 32 persen," kata Sirojudin di Hotel San Pasific, Jakarta, Minggu (23/10).

Atas perbaikan ekonomi itu, Sirojudin mengungkapkan sekitar 56 persen responden optimis kondisi ekonomi nasional setahun ke depan atau jauh lebuh baik dibanding sekarang. Dan hanya 6 persen warga yang berpendapat perekonomian nasional akan lebih buruk satu tahun ke depan.

"Mayoritas warga, 65 persen merasa bahwa kondisi ekonomi nasional setahun ke depan akan lebih baik atau jauh lebih baik dibanding sekarang," terangnya.

Selain itu, menurutnya, 65 persen masyarakat menilai perekonomian rumah tangga ke depan akan lebih baik dan sebesar tujuh persen masyarakat menilai akan jauh lebih baik. Sedangkan, yang menilai lebih buruk hanya lima persen dan yang bilang tidak ada perubahan hanya 21 persen.

"Mayoritas warga 65 persen merasa kondisi ekonomi rumah tangganya setahun ke depan akan lebih baik atau jauh lebih baik dibanding sekarang," jelas dia.

Survei ini dilakukan pada 13-17 Oktober 2016. Populasi survei ini melibatkan seluruh warga Indonesia yang memiliki hak pilih di Pemilu yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Populasi survei sendiri dilakukan dengan metode random (multistage random sampling) 1.220 responden. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.

Selain itu, untuk response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 1035 atau 84,8 persen. Sebanyak 1035 responden yang dianalisis. Margin of error rata-rata dari survei dengan ukuran sampel tersebut sebesar +/- 3.1% pada tingkat kepercayaan 95% (dengan asumsi simple random sampling). (mdk/hrs)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP