Rupiah Menguat Dipengaruhi Kemenangan Joe Biden Jadi Presiden AS

Senin, 9 November 2020 10:41 Reporter : Sulaeman
Rupiah Menguat Dipengaruhi Kemenangan Joe Biden Jadi Presiden AS dolar AS. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Nilai tukar Rupiah berada di level Rp14.172 per USD pada perdagangan pasar spot Senin pagi (9/11). Artinya mata uang garuda menguat sebesar 0,26 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya di posisi Rp14.210 per USD.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan nilai tukar Rupiah pagi ini ditopang oleh sejumlah sentimen. Salah satunya kemenangan Joe Biden di pemilihan umum Amerika Serikat (AS) 2020.

"Joe Biden menang Pemilu AS atas inkumben Donald Trump membuat harapan masyarakat menjadi kenyataan. Karena ada semangat baru untuk melahirkan sejumlah kebijakan yang lebih baik bagi perekonomian dunia," ujar dia saat dihubungi Merdeka.com, Senin (9/10).

Ibrahim mengatakan, di bawah kepemimpinan presiden asal partai Demokrat itu diyakini akan membekukan perang dagang antara AS dengan Cina dan Uni Eropa menjadi harapan tersendiri bagi pelaku pasar. Sebab, perang dagang dinilai telah menghambat pertumbuhan ekonomi global.

Selain itu, adanya kebijakan peningkatan realisasi Foreign Direct Investment (FDI) atau investasi langsung dari AS ke sejumlah negara berkembang, termasuk Indonesia juga akan memberikan sentimen positif di pasar keuangan. Menyusul adanya tambahan dana segar yang bakal masuk ke dalam negeri.

"Peluang ini lah yang direspon positif oleh pasar, sehingga akan banyak dana asing ke Indonesia. Masuknya dana asing ke Indonesia akan menguatkan Rupiah," paparnya.

Baca Selanjutnya: Pertumbuhan Ekonomi Membaik...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini