PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melaporkan hasil studi Social Return on Investment (SROI) untuk Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) periode 2022–2024 yang menunjukkan nilai manfaat 181%. Dari setiap Rp1 yang diinvestasikan, tercipta nilai manfaat sebesar Rp1,81.
Program Mekaar mengombinasikan pembiayaan dengan pendampingan berkelanjutan bagi pelaku usaha ultra mikro. PNM menilai suntikan modal tersebut tidak sekadar untuk menambah stok atau membeli bahan baku, tetapi juga menjadi pijakan memperluas usaha dan menumbuhkan optimisme masa depan para nasabah.
Dari total nilai manfaat yang dihitung, peningkatan pendapatan usaha menjadi penyumbang terbesar dengan porsi 33,87%. Selain itu, studi mencatat dampak lain seperti pembukaan lapangan kerja baru dan tumbuhnya rasa percaya diri di kalangan nasabah.
Direktur Utama PNM Kindaris menegaskan pentingnya efektivitas pembiayaan bila diikuti peningkatan kapasitas diri nasabah. "Kami percaya bahwa ketika seorang nasabah semakin mampu, dampaknya tidak berhenti pada dirinya sendiri. Kemampuan yang bertambah dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan optimisme, lalu ikut memengaruhi cara mereka menjalankan usaha, mengelola kehidupan keluarga, dan berinteraksi dengan lingkungan. Jadi, yang kami lihat bukan hanya usaha yang tumbuh, tetapi juga perubahan yang ikut tumbuh di sekitarnya," ujar Kindaris dalam keterangannya, Kamis (15/10/2026).
Advertisement
Kenaikan Kemampuan Finansial Capai 53,18%
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9374805/original/000474200_1792069284-WhatsApp_Image_2026-10-15_at_19.43.16.jpeg)
Transformasi yang dialami nasabah Mekaar juga tercermin pada lonjakan kemampuan diri secara keseluruhan sebesar 36%. Peningkatan paling menonjol terjadi pada aspek kognitif, termasuk literasi keuangan, pemahaman tentang pinjaman, dan pengelolaan kas usaha, yang tercatat naik 53,18%.
Tingkat kepercayaan diri nasabah ikut terangkat, tercatat meningkat hingga lebih dari 40%. Bagi pelaku usaha ultra mikro, peningkatan pengetahuan dan mentalitas tersebut menjadi modal krusial karena membesarkan skala usaha menuntut keberanian mengambil keputusan dan ketajaman melihat peluang pasar.
Melalui sinergi pembiayaan dan edukasi, PNM menyatakan nilai dampak program Mekaar merambah ke aspek kesejahteraan keluarga dan sosial. Saat kemampuan finansial dan optimisme nasabah membaik, peran mereka dalam menopang kebutuhan keluarga serta kontribusi terhadap lingkungan sekitar menjadi lebih kuat.
Manfaat terbesar menurut studi ini tidak berhenti saat modal berubah menjadi barang dagangan. Justru, dampak yang paling berkelanjutan mengakar dalam keseharian nasabah: keputusan bisnis yang kian matang, cara pandang yang makin optimistis, dan keyakinan teguh untuk melangkah lebih jauh.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9374804/original/093086500_1792069283-WhatsApp_Image_2026-10-15_at_19.43.17.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5386705/original/059945600_1761021204-3__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9374813/original/023901300_1792069621-WhatsApp_Image_2026-10-15_at_20.03.05.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9374724/original/068323100_1792061479-WhatsApp_Image_2026-10-15_at_16.22.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9374720/original/017757700_1792061000-WhatsApp_Image_2026-10-15_at_16.11.45.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5549157/original/004129200_1775577868-Halal.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9374789/original/065548200_1792067373-WhatsApp_Image_2026-10-15_at_18.49.47.jpeg)