Suroso Isnandar resmi didapuk sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero) menggantikan Darmawan Prasodjo melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar Rabu (14/10) malam. Langkah ini menandai babak baru kepemimpinan nakhoda anyar di tubuh BUMN kelistrikan tersebut.
Sebelum dipercaya menduduki kursi nomor satu di PLN, Suroso memegang posisi sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan (EBT) PLN sejak 18 Juni 2025, berdasarkan Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-159/MBU/06/2025.
Perjalanan karier Suroso di PLN terbilang panjang dan diwarnai berbagai posisi strategis. Ia banyak berkecimpung dalam tata kelola sistem tenaga listrik, pembangkitan, penyaluran, hingga teknologi informasi.
Suroso pernah menjabat sebagai General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran Sulawesi pada periode 2019–2021. Kariernya berlanjut memimpin PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (2021–2022), sebelum akhirnya ditunjuk menjadi Kepala Satuan Digital dan Teknologi Informasi di Kantor Pusat PLN (2022–2023). Pengalaman lapangan hingga transformasi digital ini menjadi bekal kuat baginya memimpin BUMN tersebut.
Dari sisi kualifikasi, Suroso memiliki pemahaman mendalam terkait pemetaan risiko lewat sertifikasi Qualified Risk Governance Professional (QRGP).
Pria kelahiran Klaten, 12 Agustus 1971 ini juga dibekali latar belakang pendidikan yang sejalan dengan industri ketenagalistrikan. Suroso menyelesaikan pendidikan sarjana Teknik Elektro bidang Power System Engineering di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1994. Ia kemudian meraih gelar Master of Science bidang Power System Engineering and Management dari University of Abertay pada 1999, lalu merengkuh gelar Doktor Teknik Elektro dari ITB pada 2025.
Advertisement
Dianggap Sosok Ideal Memimpin PLN
Perantian kepemimpinan ini disambut hangat oleh internal perusahaan maupun pengamat sektor energi. Koordinator Nasional Relawan Listrik untuk Negeri (Re-LUN), H Teuku Yudhistira, menyampaikan apresiasinya atas keputusan penunjukan tersebut.
"Pertama-tama tentunya kami mengucapkan selamat kepada Bapak Suroso Isnandar yang telah diberi amanah sebagai Dirut PLN sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto," ungkapnya saat ditemui di Jakarta.
Yudhistira menganggap pengangkatan Suroso sebagai langkah yang sangat tepat bagi masa depan PLN.
"Yang pertama, Suroso adalah murni pegawai PLN yang pastinya sangat memahami denyut nadi perusahaan. Dengan latar belakang pendidikan dan jabatan yang pernah diembannya, pastinya beliau sangat memahami tentang energi kelistrikan yang menjadi core bisnis PLN," tegasnya.
Ia pun meyakini kepemimpinan Suroso mampu membawa penyegaran positif sekaligus mengejar target strategis pemerintah.
"Selain itu, dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya, Suroso juga kami yakini mampu menjalankan program Asta Cita Presiden untuk memberikan pelayanan kelistrikan secara maksimal di seluruh Nusantara dan mampu mewujudkan cita-cita presiden Prabowo untuk memenuhi target realisasi kelistrikan PLTS 100 GWp dan ketahanan energi," tandasnya.
Yudhistira berharap seluruh elemen di PLN dapat memberikan dukungan penuh agar kepemimpinan baru ini berjalan lancar dan optimal demi pelayanan publik yang lebih baik.