Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melakukan perombakan posisi pegawai di lingkungan Kementerian Perhubungan. Beberapa pejabat pada tingkat direktur dipastikan masuk daftar mutasi yang dikeluarkan kementerian.
Pergeseran jabatan itu mencakup Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II) atau setara direktur, Pejabat Administrator (eselon III), hingga Pejabat Pengawas (eselon IV).
"Mutasi dan rotasi jabatan adalah sesuatu yang biasa dalam organisasi sebagai bagian dari penyegaran, pengembangan karier, sekaligus upaya menempatkan orang yang tepat pada posisi yang tepat. Yang terpenting adalah bagaimana setiap orang dapat memberikan kontribusi terbaik di tempatnya masing-masing," kata Dudy dalam keterangan resmi, Kamis (15/10/2026).
Menurut Dudy, penempatan pejabat mempertimbangkan rekam jejak, kemampuan, pengalaman, serta kebutuhan organisasi. Ia menegaskan bahwa pengisian jabatan harus didasarkan pada pertimbangan profesionalisme, bukan kedekatan pribadi, pertemanan, maupun kepentingan tertentu. Selain itu, Dudy mengingatkan keselamatan harus menjadi prioritas utama seluruh insan transportasi karena menyangkut tanggung jawab moral kepada masyarakat.
"Keselamatan adalah harga diri kita sebagai insan transportasi. Karena itu, jangan pernah berkompromi dengan keselamatan," tegasnya.
Advertisement
Menhub Minta Pegawai Bersikap Jujur
Dudy meminta para pejabat bertindak tegas dan jujur dengan tidak menutup-nutupi persoalan yang berpotensi membahayakan keselamatan serta operasional transportasi. Ia menekankan bahwa komitmen terhadap keselamatan harus selaras dengan integritas dalam setiap pengambilan keputusan di unit kerja.
Dia menyatakan sistem dan standar keselamatan tidak akan efektif jika pelaksanaannya tidak didukung oleh kejujuran, rasa tanggung jawab, serta keberanian untuk menindak pelanggaran. Pernyataan itu dimaksudkan agar setiap pelanggaran yang berisiko terhadap keselamatan segera diungkap dan ditangani.
"Integritas juga berarti berani mengatakan tidak terhadap sesuatu yang salah, sekalipun ada tekanan, kepentingan, atau risiko yang harus dihadapi," ungkap Menhub.
Dudy juga berharap pejabat yang dilantik membawa semangat baru dan menghasilkan perbaikan nyata di unit kerja masing-masing. "Kepercayaan yang diberikan hari ini harus dibuktikan melalui pekerjaan dan hasil yang nyata," ucapnya.