PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) terus mengokohkan posisinya dalam menjaga keandalan rantai pasok energi nasional. Lewat portofolio jasa maritim dan logistik terintegrasi, anak perusahaan Pertamina di bawah Subholding Integrated Marine Logistics ini berkomitmen menghadirkan operasional yang aman, tangguh, efisien, dan berkelanjutan.
Vice President Legal & Relation PTK, Amran Reza, menegaskan bahwa keandalan operasional maritim merupakan pilar strategis dalam menyokong industri energi domestik. Salah satunya dibuktikan melalui pengoperasian Integrated Marine Service untuk Single Point Mooring (SPM) berkapasitas jumbo 320.000 DWT.
Layanan komprehensif ini mencakup kesiapan armada kapal, sistem penambatan (mooring), kesiapan personel, hingga dukungan teknis operasional. Seluruh rangkaian tersebut disiagakan demi menjamin kelancaran distribusi minyak mentah serta produk hasil olahan kilang di seluruh pelosok negeri.
"Keunggulan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menjaga kualitas operasional, tetapi juga oleh kemampuan beradaptasi, berinnovasi, dan menciptakan nilai tambah bagi pelanggan serta pemangku kepentingan," ujar Amran di Jakarta, Selasa (13/10).
Advertisement
Akselerasi Digitalisasi dan Pelestarian Lingkungan
Guna meningkatkan efisiensi dan transparansi layanan, PTK terbukti gencar memacu transformasi digital. Perusahaan meluncurkan platform My Pertamina Marine Services untuk memudahkan pelanggan memesan jasa maritim sekaligus memantau status pesanan secara real-time.
Selain itu, PTK mengoperasikan aplikasi PRAISE, sebuah sistem pemantauan terintegrasi yang mencakup berbagai segmen bisnis. Mulai dari pemantauan armada kapal ringan, operasional pelabuhan, hingga layanan khusus seperti Mooring Master, Person in Overall Advisory Control (POAC), Oil Spill Response, dan Ship-to-Ship (STS) Support Provider. Kehadiran aplikasi ini terbukti mempercepat pelaporan, meningkatkan akurasi data, serta menekan risiko kesalahan input operasional.
Tak cuma fokus pada lini bisnis, PTK turut menyeimbangkan langkahnya dengan program pemberdayaan masyarakat pesisir dan pelestarian ekosistem. Melalui inisiatif berbasis sosial dan lingkungan, perusahaan mendorong peningkatan kesejahteraan warga pesisir sembari menjaga kelestarian laut.
"Komitmen keberlanjutan PTK tidak hanya diwujudkan melalui aktivitas bisnis, tetapi juga melalui pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan," tambah Amran.
Advertisement
Raih Empat Penghargaan MECA 2026
Konsistensi PTK dalam mengawal keandalan maritim, digitalisasi, dan program keberlanjutan tersebut berbuah manis. PTK berhasil membawa pulang empat apresiasi bergengsi dalam ajang Marketeers Editor’s Choice Award (MECA) 2026 yang diselenggarakan oleh media bisnis Marketeers di Jakarta, Senin (12/10/2026).
Empat kategori penghargaan yang diraih PTK meliputi:
- Marine Shared Service of the Year (atas keandalan pengoperasian SPM 320.000 DWT).
- B2B Digital Service Innovative (atas inovasi platform My Pertamina Marine Services).
- Innovative Port Management Solution of the Year (atas efisiensi sistem pemantauan terintegrasi aplikasi PRAISE).
- Environmental Community Development Program of the Year (atas keberhasilan program pemberdayaan masyarakat pesisir dan lingkungan).
Amran menyampaikan bahwa deretan penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras dan kolaborasi seluruh Perwira PTK. Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan kapabilitas bisnis, mengoptimalkan porsi teknologi, dan memperkuat kerja sama lintas sektor.
"Dengan demikian, PTK dapat terus meningkatkan daya saing sekaligus memperkuat perannya dalam mendukung industri energi dan maritim nasional,” pungkas Amran.