Ramadhan Fest 2026 DWP Jateng: Pameran UMKM dan Produk Pertanian Penuhi Kebutuhan Ramadan

Ramadhan Fest 2026 yang dihelat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Tengah menjadi ajang strategis untuk memamerkan produk UMKM dan pertanian, membantu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ramadhan Fest 2026 DWP Jateng: Pameran UMKM dan Produk Pertanian Penuhi Kebutuhan Ramadan
Ramadhan Fest 2026 yang dihelat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Tengah menjadi ajang strategis untuk memamerkan produk UMKM dan pertanian, membantu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan dan Idul Fitri. (AntaraNews)

Pergelaran Ramadhan Fest 2026 telah dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, di Semarang pada Kamis (5/3/2026). Acara ini diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Tengah. Festival ini bertujuan untuk memamerkan beragam produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), termasuk produk pertanian, guna membantu pemenuhan kebutuhan masyarakat menyambut bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

Ramadhan Fest 2026 berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 5 hingga 6 Maret 2026, bertempat di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah. Sebanyak 52 stan turut berpartisipasi dalam festival ini, berasal dari DWP, badan, dinas, serta instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Setiap stan menampilkan berbagai produk UMKM unggulan daerah, termasuk kebutuhan pokok dan aneka kuliner khas Ramadan.

Sumarno menyampaikan bahwa pameran ini sangat relevan mengingat adanya potensi peningkatan kebutuhan makanan selama Ramadan dan Lebaran. Namun, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap mengedepankan pola hidup sederhana. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan dampak positif bagi anggota Dharma Wanita, tetapi juga bagi warga sekitar yang mencari kebutuhan pokok dan kuliner khas.

Mendukung UMKM dan Ketahanan Pangan Lokal

Ramadhan Fest 2026 menjadi platform penting bagi pelaku UMKM di Jawa Tengah untuk mempromosikan produk mereka kepada masyarakat luas. Berbagai jenis produk beras dan hasil pertanian segar dipamerkan, menunjukkan potensi besar sektor pertanian lokal. Inisiatif ini selaras dengan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan memastikan ketersediaan pasokan pangan.

Ketua DWP Provinsi Jawa Tengah, Indah Sumarno, menekankan bahwa kegiatan Ramadhan Fest 2026 melibatkan seluruh badan, dinas, dan instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan komitmen kolektif untuk mendukung UMKM dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Harapannya, pameran ini dapat memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi para peserta dan masyarakat.

Partisipasi aktif dari berbagai instansi pemerintah provinsi dalam Ramadhan Fest 2026 juga mencerminkan sinergi antara organisasi wanita dan pemerintah daerah. Hal ini penting untuk menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan UMKM. Dengan adanya dukungan seperti ini, produk-produk lokal dapat lebih dikenal dan diminati oleh konsumen.

Aneka Produk Pertanian dan Kuliner Khas

Salah satu daya tarik utama Ramadhan Fest 2026 adalah keberagaman produk yang ditawarkan, khususnya dari sektor pertanian. Stan DWP Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Tengah, misalnya, memamerkan aneka buah, sayuran segar organik, serta telur. Komoditas ini berasal langsung dari petani binaan dan balai milik dinas terkait, menjamin kesegaran dan kualitasnya.

Vina, pengelola stan DWP Dinas Pertanian dan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Tengah, menjelaskan bahwa beberapa produk seperti melon dan kelengkeng dipetik langsung dari balai. Sementara itu, kentang berasal dari petani binaan, menunjukkan rantai pasok yang transparan dan mendukung petani lokal. Kehadiran produk-produk segar ini sangat membantu masyarakat dalam mempersiapkan hidangan sehat selama Ramadan.

Selain produk pertanian, festival ini juga menyajikan berbagai kebutuhan pokok dan aneka kuliner khas Ramadan dan Lebaran. Masyarakat dapat menemukan berbagai pilihan makanan dan minuman untuk berbuka puasa dan sahur. Kehadiran puluhan stan kuliner ini turut memeriahkan suasana festival dan memberikan pengalaman berbelanja yang lengkap bagi pengunjung.

Pesan Kesederhanaan di Tengah Peningkatan Kebutuhan

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengingatkan pentingnya pola hidup sederhana meskipun terjadi peningkatan kebutuhan selama Ramadan dan Lebaran. Ia menyoroti kecenderungan masyarakat untuk membeli banyak makanan saat berpuasa. Sumarno berpesan agar masyarakat bijak dalam berbelanja dan mengonsumsi makanan, menghindari pemborosan.

“Kalau lagi puasa, pengennya apapun dimakan, dibeli. Begitu berbuka, minum air putih ternyata sudah cukup. Jangan sampai menimbulkan sampah makanan, karena rezeki dari Allah jangan sampai kita buang,” kata Sumarno. Pesan ini relevan untuk mendorong kesadaran akan pentingnya tidak menyia-nyiakan makanan. Hal ini juga sejalan dengan nilai-nilai Ramadan yang mengajarkan pengendalian diri dan syukur.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui acara Ramadhan Fest 2026 tidak hanya memfasilitasi transaksi ekonomi, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang konsumsi yang bertanggung jawab. Dengan demikian, festival ini tidak hanya menjadi ajang pameran dan penjualan, tetapi juga sarana untuk menyebarkan pesan positif tentang kesederhanaan dan keberlanjutan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi