Pemerintah Provinsi Papua mengambil langkah konkret untuk memperkuat Ketahanan Pangan Papua dengan memulai penanaman jagung secara masif. Inisiatif ini berpusat di Distrik Nimbokrang, Kabupaten Jayapura, yang memiliki potensi pertanian melimpah. Upaya ini juga bertujuan mendorong kemandirian sektor pertanian di Bumi Cenderawasih.
Wakil Gubernur Papua, Aryoko A.F. Rumaropen, menyatakan bahwa potensi lahan di Papua sangat mendukung pengembangan komoditas jagung. Penanaman perdana telah dilaksanakan pada Sabtu, 10 Januari 2026, di area seluas 145 hektare yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal.
Program ini merupakan bagian dari strategi Pemprov Papua untuk mengoptimalkan sumber daya alam demi kesejahteraan masyarakat. Dengan memanfaatkan lahan tidur, diharapkan dapat meningkatkan produksi pangan untuk Ketahanan Pangan Papua dan mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah.
Advertisement
Advertisement
Optimalisasi Lahan Tidur untuk Ketahanan Pangan Papua
Distrik Nimbokrang di Kabupaten Jayapura diidentifikasi memiliki potensi pertanian yang sangat besar, dengan luas lahan mencapai sekitar 145 hektare. Namun, dalam satu dekade terakhir, banyak lahan persawahan di wilayah tersebut tidak termanfaatkan secara optimal. Hal ini disebabkan oleh permasalahan irigasi yang mengakibatkan banyak sawah menjadi lahan tidur, sehingga menghambat Ketahanan Pangan Papua.
Wakil Gubernur Aryoko A.F. Rumaropen menegaskan bahwa potensi alam ini adalah anugerah yang harus dikelola dengan serius. Pengelolaan harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan agar memberikan manfaat nyata bagi para petani, masyarakat, dan Ketahanan Pangan Papua secara keseluruhan. Pemprov Papua sangat mendorong pemanfaatan kembali lahan-lahan tersebut.
Pemanfaatan lahan tidur ini tidak hanya berfokus pada jagung, tetapi juga membuka peluang untuk penanaman komoditas lokal lainnya. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan diversifikasi produk pertanian dan meningkatkan nilai ekonomi bagi petani setempat. Inisiatif ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menggerakkan sektor pertanian.
Advertisement
Advertisement
Visi Transformasi Papua Baru dan Kesejahteraan Petani
Pengembangan sektor pertanian di Nimbokrang sejalan dengan visi besar Pemerintah Provinsi Papua, yaitu "Transformasi Papua Baru yang Maju dan Harmonis". Visi ini menekankan pentingnya pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada ekonomi, tetapi juga menjaga keseimbangan dan keharmonisan. Ini mencakup hubungan antara manusia dan alam, serta antara pemerintah dan masyarakat.
Aryoko menjelaskan bahwa penguatan sektor pertanian adalah pilar penting dari misi "Papua Sehat, Papua Cerdas, dan Papua Produktif". Ketersediaan pangan yang cukup dan berkualitas untuk Ketahanan Pangan Papua menjadi fondasi utama bagi kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan produksi pangan lokal menjadi prioritas utama.
Selain aspek kesehatan, program ini juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani. Dengan adanya dukungan pemerintah dalam pemanfaatan lahan dan perbaikan infrastruktur, diharapkan pendapatan petani dapat meningkat. Hal ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal dan regional, sekaligus memperkuat Ketahanan Pangan Papua.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Perbaikan Infrastruktur Pertanian
Kondisi lahan sawah yang tidak optimal akibat masalah irigasi tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Pemprov Papua telah meminta instansi terkait untuk bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Jayapura. Kolaborasi ini bertujuan untuk melakukan perbaikan sarana dan prasarana pertanian secara bertahap.
Perbaikan infrastruktur irigasi menjadi kunci utama untuk menghidupkan kembali lahan-lahan yang sebelumnya tidak produktif. Komitmen ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menciptakan ekosistem pertanian yang berkelanjutan. Upaya ini akan memastikan bahwa investasi dalam penanaman jagung dapat memberikan hasil maksimal.
Dengan adanya perbaikan infrastruktur, diharapkan lahan-lahan pertanian di Nimbokrang dan sekitarnya dapat kembali produktif. Ini akan mendukung upaya Ketahanan Pangan Papua dan memastikan pasokan pangan yang stabil bagi masyarakat. Langkah ini juga menjadi contoh sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam pembangunan daerah.
Advertisement
Sumber: AntaraNews