PLN Kirim Genset Tambahan via Hercules untuk Pulihkan Listrik Aceh Pasca Banjir

PT PLN (Persero) mengirimkan sejumlah genset tambahan dari Banten ke Aceh menggunakan pesawat Hercules, mempercepat pemulihan listrik di wilayah terdampak banjir.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
PLN Kirim Genset Tambahan via Hercules untuk Pulihkan Listrik Aceh Pasca Banjir
PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh mengambil langkah cepat dengan membangun lima tower darurat untuk percepatan pemulihan listrik Aceh yang terdampak parah akibat banjir bandang, memastikan pasokan kembali normal. (AntaraNews)

PT PLN (Persero) telah mengambil langkah cepat untuk memulihkan layanan kelistrikan di Aceh yang terdampak bencana banjir. Dukungan tambahan berupa sejumlah genset dikirimkan langsung dari Banten untuk memastikan suplai energi darurat tetap terjaga di wilayah tersebut. Pengiriman ini merupakan respons tanggap darurat yang menunjukkan komitmen PLN dalam membantu masyarakat.

Bantuan vital ini diangkut menggunakan pesawat Hercules, menandakan urgensi dan skala operasi yang dilakukan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan fasilitas penting dan titik pengungsian dapat terus beroperasi. Kehadiran genset ini sangat krusial dalam kondisi darurat pasca bencana.

Genset-genset tersebut akan mendukung fasilitas vital, titik pengungsian, serta lokasi pemulihan awal yang sangat membutuhkan sumber daya energi stabil. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan meringankan beban masyarakat Aceh yang terdampak banjir.

Dukungan Energi Darurat dari Banten untuk Aceh

PLN UID Banten secara spesifik mengirimkan empat unit genset dengan berbagai kapasitas untuk mendukung pemulihan di Aceh. Peralatan ini berasal dari unit-unit seperti UP3 Cikokol, UP3 Serpong, dan UP3 Banten Selatan, menunjukkan mobilisasi sumber daya dari berbagai wilayah.

Genset yang dikirimkan memiliki kapasitas 45 kVA, 40 kVA, dan dua unit berkapasitas 20 kVA. Unit-unit ini sangat penting untuk memperkuat layanan listrik di lokasi-lokasi strategis. Tujuannya adalah memastikan ketersediaan listrik yang stabil di tengah kondisi darurat.

Proses pemuatan peralatan ke Pesawat Hercules berlangsung cepat dan terkoordinasi, sebagaimana didokumentasikan melalui akun Instagram resmi PLN UID Banten. Dalam video tersebut tercantum pesan, “Semua dikerahkan tanpa ragu, demi satu tujuan: menghidupkan kembali Aceh. Peralatan tersebut diterbangkan menggunakan Hercules, membawa harapan”.

Kolaborasi Nasional Percepat Pemulihan Kelistrikan

Penanganan bencana di Aceh merupakan hasil mobilisasi nasional yang melibatkan berbagai pihak. Kementerian dan lembaga, TNI/Polri, pemerintah daerah, serta BUMN, termasuk PLN, bersinergi dalam upaya pemulihan ini.

Seluruh unsur bergerak dengan urgensi yang sama untuk menyelamatkan masyarakat, memastikan kebutuhan dasar terpenuhi, dan memulihkan layanan strategis secara bertahap. Kolaborasi ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menghadapi dampak bencana.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan pentingnya arahan dari pimpinan tertinggi negara dalam upaya ini. “Kami mendapat arahan dari Bapak Presiden bahwa seluruh kekuatan PLN harus dikerahkan untuk membantu pemulihan bencana, baik banjir bandang maupun tanah longsor yang terjadi di Aceh,” ujarnya.

PLN terus mengerahkan sumber daya dan personel terbaik dari unit-unit se-Indonesia untuk memulihkan jaringan listrik di wilayah terdampak. Dalam proses pemulihan tersebut, PLN berkolaborasi erat dengan Pemprov Aceh, Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda, Pangkalan TNI Angkatan Udara (AU) Sultan Iskandar Muda, Kepolisian Daerah (Polda) Aceh, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh di bawah arahan pemerintah pusat.

Pengiriman Tower Emergency dan Peran Berbagai Pihak

Selain pengiriman genset, PLN juga melakukan langkah krusial lainnya yaitu pengiriman unit-unit tower emergency. Unit-unit ini diterbangkan dari Jakarta menuju Banda Aceh menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara (AU), menunjukkan dukungan penuh dari militer.

Beberapa unit juga diangkut melalui jalur darat dan laut untuk memastikan semua bantuan sampai ke lokasi yang membutuhkan. Dukungan logistik ini berasal dari TNI Angkatan Darat (AD) dan jajaran Kepolisian, memperlihatkan sinergi antarlembaga.

Darmawan Prasodjo juga memberikan apresiasi terhadap peran Polri dalam upaya pemulihan ini. Polri membantu memastikan kelancaran komunikasi di tengah kondisi jaringan yang terputus, sebuah aspek vital dalam penanganan bencana.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi