Injourney Siap Gaet Investor Asing Kelola Bandara Komodo

Direktur Utama InJourney Dony Oskaria mengatakan, pihaknya telah bersurat kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait minat dalam mengelola Bandara Komodo, yang pengelolaannya terganjal ketidakpastian dari Konsorsium Cardig Aero Service (CAS).

Rita
Oleh Rita - Reporter
Injourney Siap Gaet Investor Asing Kelola Bandara Komodo
Bandara Komodo. ©2018 Merdeka.com/Siti Nur Azzura

PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney selaku holding BUMN pariwisata dan aviasi siap menggaet investor asing untuk bersama-sama mengelola Bandara Komodo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Direktur Utama InJourney Dony Oskaria mengatakan, pihaknya telah bersurat kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait minat dalam mengelola Bandara Komodo, yang pengelolaannya terganjal ketidakpastian dari Konsorsium Cardig Aero Service (CAS).

"Kita sudah mengajukan surat minat ketertarikan kepada Kemenhub. Tetapi memang harapannya tentu kita bisa mengajak juga partner asing di dalam pengelolaan Bandara Labuan Bajo ini," ujar Dony di Jakarta, Senin (12/12).

Kendati begitu, Dony belum mau membeberkan siapa saja investor asing yang berminat untuk masuk ke Bandara Komodo. "Masih ada beberapa alternatif yang belum bisa kita sampaikan. Kalau kita umumkan investor tidak akan nyaman. Kita umumkan nanti. Kita enggak mau beberapa investor ini merasa tidak nyaman," imbuhnya.

Bandara Komodo merupakan bandar udara pertama yang dikelola dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Konsorsium CAS ditetapkan sebagai badan usaha pengelola.

Namun, akibat pandemi Covid-19, rencana pengembangan bandara oleh konsorsium asing yang terdiri dari PT Cardig Aero Service, Changi Airports International Pte Ltd dan Changi Airports MENA Pte Ltd ini mengalami ketidakpastian.

Namun, Dony mengutarakan, InJourney siap menggaet investor asing lain untuk mengurusi Bandara Komodo demi meningkatkan trafik kunjungan wisatawan luar negeri ke Labuan Bajo. "Tujuannya lebih kepada bagaimana partnership ini bisa membawa trafik dari luar negeri ke Labuan Bajo," kata Dony.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi