Pemerintah Siap Impor Oximeter Usai Ketersediaan Dalam Negeri Kian Menipis

Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah berencana akan impor oximeter untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri yang kian menipis. Sebagai informasi, Oximeter (pulse oximeter) adalah alat pengukur kadar oksigen dalam darah.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Pemerintah Siap Impor Oximeter Usai Ketersediaan Dalam Negeri Kian Menipis
Vaksin Corona Covid 19. ©2020 Merdeka.com

Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah berencana akan impor oximeter untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri yang kian menipis. Sebagai informasi, Oximeter (pulse oximeter) adalah alat pengukur kadar oksigen dalam darah.

"Ada beberapa oximeter yang akan dimasukkan ke Indonesia, dan kalau sudah waktunya akan dijelaskan berapa jumlahnya secara logistik oleh Kemenperin," kata Menko Airlangga dalam Konferensi pers Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 di Luar Jawa-Bali, disiarkan di YouTube Perekonomian RI, Rabu (7/7).

Sama halnya seperti tabung oksigen, beberapa waktu ini oximeter banyak diburu masyarakat. Ini membuat ketersediaan alat pengukur kadar oksigen tubuh ini langka di pasaran.

Atas dasar tersebutlah, kata Menko Airlangga, pemerintah berencana akan mengimpor oximeter. Namun untuk saat ini masih dalam pembahasan soal berapa jumlah oximeter yang dibutuhkan, dan hal tersebut lebih lanjut akan ditangani oleh Kementerian Perindustrian.

Tarik Pasokan Oksigen Luar Jawa

Disamping itu, untuk ketersediaan tabung oksigen, saat ini pemerintah melakukan penjemputan sebanyak 800 ton oksigen dari Batam untuk memenuhi kebutuhan di pulau Jawa.

"Terindentifikasi ada tambahan oksigen yang bisa ditarik dari pulau Batam 8oo ton, dan sekarang ISO tank sudah dikirim kesana untuk ditarik ke pulau Jawa," ujarnya.

Sembari menunggu penjemputan oksigen dari Batam, Menko Airlangga menyebut bahwa beberapa ISO Tank oksigen dari beberapa daerah di luar Jawa sudah datang di Jakarta. Bahkan, saat ini dalam tahap persiapan untuk disalurkan kepada pasien covid-19.

"Beberapa ISO tank sudah datang di Jakarta dan beberapa sedang dipersiapkan. Pemerintah menggunakan seluruh fasilitas yang ada, sehingga ketersediaan baik produksi nasional yang ada di Jawa maupun yang di luar jawa semua ditarik," pungkasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6

Rekomendasi