Alfamart raih penghargaan Asia Best Employer Brand Awards 2016

Penghargaan diberikan kepada perusahaan-perusahaan terkemuka di Asia.

Ibnu Siena
Oleh Ibnu Siena - Reporter
Alfamart raih penghargaan Asia Best Employer Brand Awards 2016
Alfamart Best Employer Brands Awards. ©2016 merdeka.com/istimewa

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (SAT) terpilih sebagai satu-satunya perusahaan ritel tanah air yang menerima penghargaan Asia Best Employer Brands Awards dalam ajang yang diselenggarakan Employer Branding Institute, di Singapura.Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan-perusahaan terkemuka di Asia yang dinilai telah memberikan kontribusi signifikan, mampu mengembangkan budaya, dan turut serta berkontribusi terhadap perusahaan dalam praktik dan inisiatif di bidang learning development, recruitment, dan retention karyawan. Selain itu juga perusahaan mampu terus berinovasi dalam melakukan pekerjaan."Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Alfamart dikelola oleh karyawan-karyawan yang bangga dan mempunyai rasa memiliki terhadap perusahaan, sehingga perusahaan dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan lebih baik bagi masyarakat luas," ujar Tri Wasono Sunu, Human Capital Director PT SAT Tbk usai menerima penghargaan.Tri Wasono Sunu juga mengatakan, dalam menghadapi kompetisi yang semakin ketat faktor sumber daya manusia dapat menjadi kekuatan sekaligus diferensiasi bagi perusahaan jika dikelolaUntuk itu Alfamart berupaya menanamkan visi, misi, dan budaya kerja perusahaan melalui rangkaian program besar Gema Budaya (Gerakan Komunikasi Budaya) untuk membangun emotional bonding antara perusahaan dengan karyawannya."Saat ini Alfamart telah memiliki 11.711 toko dengan lebih dari 100.000 karyawan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Melalui salah satu budaya kerja yakni kepuasan pelanggan melalui standar pelayanan yang terbaik, perusahaan berupaya mengajak karyawannya untuk terus meningkatkan pelayanan yang diberikan," terangnya.Sedangkan para pemenang sendiri dipilih oleh panel ahli yang terdiri dari para pakar akademisi dan praktisi manajemen. Penilaian akhir berada di tangan tim juri independen yang beranggotakan sejumlah CEO perusahaan global, ahli research, dan pemimpin bidang sumber daya manusia (SDM)."Sangat membanggakan memperoleh penghargaan ini dan menjadi tantangan besar untuk kami mempertahankannya," tandas Tri Wasono Sunu.

Rekomendasi