Dahlan: Kerusuhan Tol Jatibening bukan urusan menteri

Dahlan menyerahkan seluruh kebijakan pada Jasa Marga.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra- Reporter
Dahlan: Kerusuhan Tol Jatibening bukan urusan menteri
Blokir Jalan tol_1. ©2012 Merdeka.com/arie basuki

Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku belum mengetahui tindakan apa selanjutnya yang akan dilakukan terkait kerusuhan yang terjadi di Tol Jatibening. Namun untuk saat ini dia menyerahkan sepenuhnya kepada manajemen Jasa Marga untuk menyelesaikan masalah tersebut.

“Itu bukan tugas menteri. Saya serahkan semuanya kepada Jasa Marga,” ungkap Dahlan ketika ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (27/7).

Dia menilai untuk menyelesaikan masalah ini akan bisa diselesaikan oleh managemen Jasa Marga. “Terserah Jasa Marga mau diapain juga, itu urusan manajemen Jasa Marga,” pungkasnya.

Sementara itu, Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio mengatakan bahwa kerusuhan tersebut bukan urusan Jasa Marga, melainkan Pemda setempat.

“Ini bukan tugas Jasa Marga, ini Pemda yang lepas tangan dan melakukan pembiaran,” ungkap Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio ketika dihubungi merdeka.com di Jakarta, Jumat (27/7).

Dia menilai Pemda sebagai penanggungjawab daerah harus menyediakan terminal khusus di daerah tersebut jika memang dibutuhkan. Namun membuat terminal ditengah tol adalah melanggar Undang Undang. “Di jalan aja tidak boleh buat terminal apalagi tengah tol,” tegasnya.

Jalan tol seyogyanya adalah jalan yang bebas hambatan dan tidak ada yang boleh berhenti kecuali emergency. Dengan adanya terminal bayangan di Tol Jatibening ini memperlihatkan Pemda Bekasi melakukan pembiaran dan tidak mau bertanggung jawab atas daerah tersebut.

“Ini pemdanya lepas tangan. Pemda harus membangun terminal, Jasa Marga di sini hanya jadi korban, ini cuma kebodohan pemerintah daerah yang tidak menyediakan fasilitas umum seperti terminal ini,” Jelasnya .  

Rekomendasi