PLN Sebut Proyek PLTA di Kalimantan Utara Sudah Masuk RUPTL

Jumat, 26 Juli 2019 14:35 Reporter : Merdeka
PLN Sebut Proyek PLTA di Kalimantan Utara Sudah Masuk RUPTL

Merdeka.com - Direktur Pengadaan Strategis I PLN Sripeni Inten Cahyani mengatakan, PLN akan mendukung rencana pemerintah membangun Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) Tanah Kuning, dengan membangun PLTA di Kalimantan Utara yang sudah masuk dalam Rencana Usaha Penyediaan Ketenagalistrikan (RUPTL).

"Rapat pembangkit di Kalimantan Utara. Kami mendukung sudah masuk RUPTL," kata Inten, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Jumat (26/7).

Menurut Inten, kapasitas PLTA yang akan dibangun lebih dari 1.000 Mega Watt (MW), pembangunan akan dilakukan bertahap dan memakan waktu sekitar 5 sampai 6 tahun.‎ Untuk nilai investasi, dia belum bisa menyebutkan, sebab masih dalam studi kelayakan.

"Lumayan besar di atas 1000 MW. harapannya Indonesia punya PLTA paling besar‎," tuturnya.

Inten mengungkapkan, listrik dari PLTA Kalimantan Utara untuk memenuhi kebutuhan KIPI Tanah Kuning, terdiri dari industri fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) yang dibangun PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) dan mitranya.

‎"Pengembangan PLTA yang di Kaltara khusus untuk melistriki KIPI dan untuk Indonesia, ketahanan energi bagus," tandasnya.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) Budi Gunadi Sadikin telah mendapat perintah dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, untuk mempercepat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Kalimantan Utara. Pembangkit berkapasitas 1.700 Mega Watt (MW) tersebut akan memasok fasilitas pengolahan dan pemurnian mineral (smelter).

Selain itu, Luhut juga menginstruksikan untuk membangun smelter alumunium berkapasitas 500 ribu sampai 1 juta ton per tahun. Pasokan listrik dari PLTA nantinya akan memasok smelter dan konsumen listrik di sekitarnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com [azz]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini