Pertamina Pastikan Ketersediaan Pasokan Elpiji 3 Kg Lebaran di Jateng-DIY dengan Tambahan Jutaan Tabung

Menjelang momen Lebaran 2026, Pertamina Patra Niaga JBT menambah jutaan Pasokan Elpiji 3 Kg Lebaran di Jawa Tengah dan DIY untuk antisipasi lonjakan permintaan dan menjaga stabilitas harga.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Pertamina Pastikan Ketersediaan Pasokan Elpiji 3 Kg Lebaran di Jateng-DIY dengan Tambahan Jutaan Tabung
Menjelang momen Lebaran 2026, Pertamina Patra Niaga JBT menambah jutaan Pasokan Elpiji 3 Kg Lebaran di Jawa Tengah dan DIY untuk antisipasi lonjakan permintaan dan menjaga stabilitas harga. (AntaraNews)

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) telah mengambil langkah proaktif untuk memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat menjelang perayaan Idulfitri 2026. Perusahaan menyalurkan tambahan jutaan tabung elpiji 3 kilogram di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Upaya ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan konsumsi yang biasa terjadi selama periode Ramadhan hingga Lebaran.

Tambahan pasokan ini menjadi jaminan bagi masyarakat agar tidak perlu khawatir akan kelangkaan elpiji bersubsidi. Penyaluran dilakukan secara bertahap, mengikuti tren peningkatan kebutuhan masyarakat di kedua provinsi tersebut. Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk menjaga stabilitas pasokan energi nasional.

Taufiq Kurniawan, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, menegaskan pentingnya langkah ini. Ia menyatakan bahwa penambahan pasokan elpiji 3 kg diharapkan dapat menjaga keandalan stok di lapangan, khususnya di tingkat pangkalan resmi.

Strategi Penambahan Pasokan Elpiji Bersubsidi

Pertamina Patra Niaga JBT telah menyalurkan total 9.047.530 tabung elpiji 3 kilogram tambahan untuk wilayah Jawa Tengah dan DIY. Penambahan ini dilakukan melalui dua skema utama, yaitu penyaluran fakultatif dan "extra dropping". Penyaluran fakultatif berkontribusi sebanyak 5.902.480 tabung, sementara skema "extra dropping" menambahkan 3.145.050 tabung.

Secara rinci, dari total tambahan tersebut, mayoritas dialokasikan untuk Jawa Tengah dengan jumlah 8.225.930 tabung. Sementara itu, wilayah DIY menerima alokasi tambahan sebanyak 821.600 tabung. Distribusi ini disesuaikan dengan proyeksi kebutuhan dan pola konsumsi masyarakat di masing-masing area.

Taufiq Kurniawan menjelaskan bahwa "extra dropping" dilakukan di luar distribusi reguler sejak akhir Februari 2026. Langkah ini diambil untuk memperkuat ketersediaan stok di berbagai titik penjualan. Dengan adanya strategi ini, Pertamina berharap dapat memenuhi kebutuhan Pasokan Elpiji 3 Kg Lebaran secara optimal.

Perbandingan dengan Konsumsi Normal dan Imbauan Penggunaan Tepat Sasaran

Jumlah tambahan pasokan elpiji 3 kg tersebut merupakan angka yang signifikan jika dibandingkan dengan konsumsi normal di Jawa Tengah dan DIY. Total tambahan pasokan ini setara dengan sekitar 24 persen dari konsumsi normal kedua wilayah yang mencapai 37.742.120 tabung. Ini menunjukkan komitmen Pertamina dalam mengamankan Pasokan Elpiji 3 Kg Lebaran.

Secara regional, tambahan pasokan di Jawa Tengah mencapai sekitar 24,48 persen dari konsumsi normalnya sebesar 33.614.480 tabung. Di sisi lain, DIY mendapatkan tambahan pasokan sekitar 19,9 persen dari konsumsi normal sebesar 4.127.640 tabung. Data ini memperlihatkan upaya Pertamina untuk menjaga keseimbangan pasokan di setiap daerah.

Selain memastikan ketersediaan, Pertamina juga mengimbau masyarakat mampu untuk menggunakan elpiji nonsubsidi. Tujuannya adalah agar penyaluran subsidi elpiji 3 kg dapat lebih tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan. Imbauan ini penting untuk menjaga keberlanjutan program subsidi pemerintah.

Masyarakat juga disarankan untuk melakukan pembelian elpiji 3 kg hanya di pangkalan resmi Pertamina. Pembelian di pangkalan resmi menjamin ketersediaan stok dan harga yang sesuai dengan ketentuan pemerintah. Hal ini membantu mencegah praktik penimbunan atau penjualan dengan harga di atas standar.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi