Pemerintah Ingin Ibu Kota Baru Jadi Pilihan Tempat Tinggal Individu Unggulan Dunia

Selasa, 1 Oktober 2019 12:31 Reporter : Merdeka
Pemerintah Ingin Ibu Kota Baru Jadi Pilihan Tempat Tinggal Individu Unggulan Dunia Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Soal Ibu Kota Baru. ©2019 Merdeka.com/Moh Kadafi

Merdeka.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal membuka sayembara desain ibu kota baru pada Rabu, 2 Oktober besok. Pengumuman dan pendaftaran sayembara ini akan dimulai sejak 2-11 Oktober mendatang.

"Nah besok saya dengan Menteri Perhubungan (Budi Karya Sumadi), kita akan launching untuk sayembara. Nanti sore juri semua sudah kumpul, sudah laporan semua ke saya untuk bisa di-launching besok," ujar Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, di Jakarta, Selasa (1/10).

Dalam proses penilaian ini, Ketua Satgas Perencana Pembangunan Infrastruktur Ibu Kota Negara Imam Santoso Ernawi ditunjuk sebagai ketua tim juri. Beberapa tokoh seperti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga ditunjuk sebagai anggota tim juri.

Terkait harapan akan pemenang sayembara, Menteri Basuki mengatakan, pemerintah telah merangkumnya dalam sebuah Terms of Reference (TOR). "Ada TOR-nya. (TOR-nya gimana?) Tebel. Jadi misalnya untuk smart city, apa isinya. Banyak. Dari hasil desain kita jadikan TOR. Kuota kita yang saya ingat harus tolerance, talent dan technology," ungkap dia.

Dia menjelaskan, pemerintah juga mau desainer ibu kota baru nantinya bisa merancang sebuah kawasan yang menarik bagi para top talent dunia untuk bisa tinggal di sana.

"Sekarang ini di Asean, orang tinggalnya di Singapura, tidak di Jakarta. Kita ingin top talent itu tinggal di Indonesia, di ibu kota itu. Apa syaratnya? Jadi harus tolerance, top talent. Karena kalau tidak ada top talent, technology tidak akan masuk. Itu salah satu TOR-nya, jadi mereka harus mikir," tuturnya.

Kemudian, dia melanjutkan, pihak desainer juga harus mempertimbangkan kebutuhan generasi milenial sebagai calon penghuni ibu kota baru. "Sekarang mal sudah pada tutup misalnya, karena dengan adanya teknologi itu sudah tidak perlu. Nah ini kotanya harus didesain seperti itu. Itu bapak-bapak juri sudah merumuskan di dalam TOR. Hari ini saya minta dibikin bagus, untuk besok bisa kita bawa dalam launching," pungkasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini