Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pembeli di pasar sepi tanda ekonomi masyarakat masih susah

Pembeli di pasar sepi tanda ekonomi masyarakat masih susah Pasar tradisional di hari ketiga lebaran. ©2017 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Lebaran tahun ini tidak memberikan penghasilan lebih bagi pedagang pasar. Sebab, pembeli tahun ini disebut cenderung lebih sepi dibanding 2016 lalu.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Ngadiran membenarkan Lebaran kali ini pedagang mengalami penurunan pendapatan. Hal ini dikarenakan kondisi ekonomi masyarakat masih susah.

"Ini tentunya karena kondisi ekonomi wong cilik yang lagi susah," ungkapnya kepada merdeka.com, di Jakarta, Selasa (27/6).

Menurutnya, uang yang dimiliki masyarakat digunakan untuk keperluan lain, misalnya untuk keperluan masuk sekolah anak-anak. "Jadi mana yang diprioritaskan. Sedangkan penghasilan kan tidak nambah," kata dia.

Dia pun mengatakan kondisi ekonomi susah ini tidak hanya dialami masyarakat kecil, melainkan juga mereka yang berpenghasilan tetap seperti Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Kalau pegawai negeri memang ada gaji tiga belas. Tapi bagaimana pun banyak yang harus dibiayai. Ada juga yang dapat THR, tapi apa artinya untuk kebutuhan selama sebulan puasa," tambahnya.

Oleh sebab itu, dia mengatakan turunnya pemasukan para pedagang amat berkaitan dengan perilaku masyarakat mulai melakukan penghematan. "Masyarakat semakin berhati-hati dalam pengeluaran," tutupnya.

(mdk/bim)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP