Pasca gempa dan tsunami, pasokan listrik di Palu dan Donggala sudah lebihi konsumsi

Jumat, 12 Oktober 2018 17:06 Reporter : Merdeka
pln. Merdeka.com

Merdeka.com - Memasuki pekan kedua pasca bencana gempa dan tsunami, pasokan listrik Palu, Donggala dan Sigi sudah mencapai 102 Mega Watt (MW), namun konsumsinya baru 60 MW.

Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar mengatakan, saat ini kondisi kelistrikan Palu, Donggala dan Sigi sudah pulih 85 persen, dengan pasokan listrik mencapai 102 MW mendekati kondisi normal 125 MW.

"Palu, listrik Alhamdulillah sudah 85 persen pulih dari kapasitas terpasang kemarin, sebelum terjadi bencana 125 MW untuk Palu, Donggala, dan Sigi," kata Arcandra, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (12/10).

Menurut Arcandra, meski listrik yang telah mengalir sebesar 102 MW, tetapi konsumsinya baru sekitar 60 MW. Namun, PT PLN (Persero) akan terus melakukan perbaikan jaringan agar konsumsi listrik kembali normal.

"Sekarang 102 MW yang terpasang. Bebannya sekarang baru sekitar 60 MW. Separuhnya tapi PLN, akan memulihkan beban seperti sebelum terjadi tsunami," ujarnya.

Direktur Bisnis Regional Sulawesi PLN Syamsul Huda menyatakan, saat ini malam di Palu sudah terang. Namun masih ada beberapa jaringan distribusi yang masih diperbaiki oleh tim gabungan PLN untuk percepatan pemulihan listrik Palu, Donggala dan Sigi agar wilayah yang menikmati pasokan listrik semakin meluas.

"Secara sistem, pasokan listrik untuk Palu, Donggala dan Sigi sudah siap untuk kami suplai kembali. Saat ini kami tengah berfokus untuk secara bertahap memperbaiki jaringan listrik dan gardu distribusi lainnya yang terhubung langsung dengan pelanggan yang memang terdampak cukup parah akibat gempa," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini