Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Pembayaran Klaim Asuransi Jiwa

Jumat, 27 November 2020 13:47 Reporter : Anisyah Al Faqir
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Pembayaran Klaim Asuransi Jiwa Asuransi. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan total klaim yang dibayarkan perusahaan asuransi jiwa pada kuartal III-2020 mengalami perlambatan sebesar 3,4 persen. Pada periode ini, total yang telah dibayarkan perusahaan asuransi jiwa sebesar Rp109,61 triliun. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp113,52 persen.

Ketua Bidang Keuangan, Pajak, & Investasi AAJI, Simon Imanto menilai kondisi ini menunjukkan pembayaran klaim asuransi tetap stabil meski sedang terjadi pandemi Covid-19.

"Menunjukkan adanya pembayaran klaim uang stabil selama 2020," kata Simon dalam Konferensi Pers Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Kuartal III Tahun 2020, Jakarta, Jumat (27/11).

Secara kuartal, total klaim dan manfaat yang dibayarkan perusahaan mengalami peningkatan dari kuartal II-2020 ke kuartal III-2020 sebesar 26,7 persen. Adapun nominalnya Rp31,47 triliun di kuartal II-2020 menjadi Rp39,88 triliun di kuartal III-2020.

"Ini jadi suatu komitmen dan dukungan industri asuransi ke khalayak khususnya pada pemegang polis selama masa pandemi," kata dia.

Klaim meninggal dunia juga mengalami peningkatan sebesar 17,4 persen di kuartal III-2020. Dari Rp7,49 triliun pada periode yang sama tahun lalu menjadi Rp8,8 triliun di tahun ini. Dilihat per kuartal tahun ini, klaim meninggal dunia kuartal III naik 20,4 persen. Dari Rp2,75 triliun pada kuartal II menjadi Rp3,31 di kuartal III.

2 dari 2 halaman

Total Klaim Akhir Kontrak

Sementara itu, Simon membeberkan total klaim akhir kontrak yang dibayarkan mengalami perlambatan sebesar 36,9 persen di kuartal III-2020. Dari Rp18,52 triliun menjadi pada kuartal III-2019 menjadi Rp11,68 triliun pada kuartal III-2020.

Hanya saja, dilihat secara per kuartal terjadi peningkatan sebesar 33 persen dibandingkan kuartal II-2020. Dari Rp2,77 triliun di kuartal II-2020 menjadi Rp3,68 triliun di kuartal III-2020.

Nilai tebus yang dibayarkan perusahaan asuransi juga mengalami peningkatan sebesar 9 persen tahun ini dibandingkan tahun lalu. Dari Rp61,9 triliun pada kuartal III-2019 menjadi Rp67,45 triliun di kuartal III-2020.

Secara per kuartal tahun 2020 juga mengalami peningkatan sebesar 23,5 persen. Dari Rp20,24 triliun di kuartal II menjadi Rp25,2 triliun di kuartal III.

Simon menilai peningkatan klaim ini dipicu pemegang polis yang membutuhkan dana tunai. Khususnya selama masa pandemi saat terjadi kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar.

"AAJI menilai peningkatan klaim ini karena banyak masyarakat yang membutuhkan kebutuhan cash dan khususnya pada periode PSBB," kata dia mengakhiri. [idr]

Baca juga:
Data AAJI: Klaim Meninggal Dunia Naik 17,4 Persen Akibat Covid-19
Kuartal III-2020, Pendapatan Perusahaan Asuransi Jiwa Turun 25,1 Persen
Korban Pohon Tumbang di Kota Bandung Dapat Asuransi Rp50 Juta, Begini Prosedurnya
Puluhan Nasabah Korban Gagal Bayar Geruduk Kantor AJB Bumiputera
Produk Baru, AIA Tawarkan Asuransi Jiwa dengan Premi Rp50.000

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini