Minta laporan soal penerimaan negara, Jokowi panggil Sri Mulyani dan dirjen pajak
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Direktur Jenderal pajak Ken Dwijugiasteadi. Jokowi ingin mendapatkan laporan perkembangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2017.
"Salah satunya tentang penerimaan (APBNP 2017)," ungkap Sri Mulyani di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/10).
Terpisah, Ken Dwijugiasteadi mengaku melapor soal penerimaan dari sektor pajak yang mencapai 60 persen dari target APBN. Meningkat dari Agustus 2017 yang hanya menyentuh angka 53 persen.
Ken optimis bisa mencapai target Rp 1.283,6 triliun di akhir tahun. Sebab, daya beli masyarakat semakin meningkat.
"Orang sekarang kan konsumsi bergeser ke pariwisata, ngopi, enggak beli barang saja. Orang kalau senang bayar pajak kan kita senang juga, makan juga kan ada PPN-nya," jelasnya.
Ken menambahkan, untuk menggenjot penerimaan APBN Perubahan 2017, pihaknya akan melakukan usaha ekstra (extra effort).
(mdk/sau)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya