Menyedihkan, Harga Gabah Petani Terus Alami Penurunan Sejak 2020

Sabtu, 20 Maret 2021 15:00 Reporter : Dwi Aditya Putra
Menyedihkan, Harga Gabah Petani Terus Alami Penurunan Sejak 2020 panen padi. ©2012 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Guru Besar Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa mengakui, harga gabah kering panen (GKP) di tingkat petani saat ini mengalami penurunan yang signifikan. Penurunan ini menyusul adanya rencana pemerintah melakukan impor beras sebanyak 1 juta ton.

"Harga gabah saat ini beberapa hari terakhir itu pada di level Rp3.400 - Rp.3.500 per kilogram (kg)," kata dia dalam diskusi Impor Beras Jadi atau Tidak?, Sabtu (20/3).

Berdasarkan survei yang dilakukan jaringan tani di sentra-sentra produksi di 46 kabupaten, secara tren, sangat menyedihkan. Pada September 2020, harga gabah kering panen sempat menyentuh Rp4.800 per kg. Kemudian menurun di Oktober sebesar Rp4.564 per kg, dan November sebesar Rp4.483 per kg.

"Desember turun lagi ke Rp4.263 per kg. Januari naik sedikit, Februari drop di bawah Rp4.000 di Rp3.995 per kg. Dan di Maret ini data sedang kami kumpulkan rata-rata sampai saat ini sekitar Rp3.600 per kg harga gabah kering panen di tingkat petani," jelas dia.

Sebagai informasi saja, berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 24 Tahun 2020, Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp4.200 per kilogram (kg).

Dia menambahkan hasil survei yang dilakukan oleh jaringan tani biasanya memang lebih rendah dibandingkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Mengingat apa yang dilakukan BPS dilakukan secara menyeluruh nasional. Sementara yang dilakukan pihaknya hanya kepada bagian sentra-sentra produksi di beberapa wilayah seperti Sulawesi Selatan, Sumatera dan Jawa.

"Kami melakukan survei itu selalu di sentra-sentra produksi 46 kabupaten. Jadi kami di tingkat produksi yang betul-betul menggambarkan kondisi eksisting yang dialami petani," tandasnya.

Baca Selanjutnya: Rencana Impor Beras Pukul Harga...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini