Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Rini hingga Wagub Sumbar pungut-pungut sampah di Pantai Padang

Menteri Rini hingga Wagub Sumbar pungut-pungut sampah di Pantai Padang Menteri Rini Soemarno bersihkan pantai di Padang. ©2017 Merdeka.com/Istimewa

Merdeka.com - Usai meninjau pembukaan jalan tol Padang-Pekanbaru di Sicincin, Sabtu (14/10), Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno tak lantas bertolak ke Jakarta. Namun, bermalam di Padang plus mengikuti berbagai rangkaian kegiatan lainnya.

Minggu (15/10), Rini bersama Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit melakukan gotong royong sampah Pantai Padang yang dibungkus dalam kegiatan BUMN Hadir Untuk Negeri bertema 'Aksi Nyata Bersih-Bersih Pantai'.

Selain ratusan pelajar, aksi sosial itu juga diikuti anggota TNI, Direktur sejumlah BUMN di Sumbar. Seperti Dirut BI, Semen Indonesia, Semen Padang, BNI dan sebagainya, turut memungut jutaan jenis sampah di pantai Padang.

"Saya dengar dari beberapa BUMN dan pemberitaan media, katanya Pantai Padang banyak sampah datang dari sungai dibawa banjir. Dan pembersihannya sudah mulai dilangsungkan sejak Kamis (12/10) malam," kata Rini.

"Nah, bersih-bersih adalah bentuk nyata kepedulian kami terhadap lingkungan. Kami ingin, pantai-pantai di seluruh Indonesia bersih dari sampah. Apalagi, pantai Padang ini cantik, makanya harus dijaga," lanjutnya.

Atas kondisi tersebut, Menteri berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), khususnya Kota Padang, untuk membuat program di setiap Kecamatan dan melarang masyarakat membuang sampahnya di sungai. "Saya sudah bicarakan dengan pak Wagub dan Wako Padang. Bagaimana program itu bisa diwujudkan segera. Sebab, muara sampah sungai tetap laut. Makanya, untuk mengurangi volume sampah, kita larang warga buang di sungai," tegas Rini.

Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit mengaku malu atas kedatangan Menteri Rini ke pantai Padang dalam suasana yang kurang baik dipandang mata. "Ibu Menteri datang ke Padang bersih-bersih sampah, sebagai orang Sumbar, kami sebetulnya malu. Tapi, hal ini kami jadikan motivasi untuk lebih meningkatkan kebersihan kota Padang," kata Nasrul.

Khusus untuk pantai Padang nantinya, akan ditempatkan petugas khusus untuk bersih-bersih sampah. Sehingga, setiap hari, petugas bisa berkeliling dan memungut sampah. "Padang ini representasi Sumbar. Jadi, kedepan kami upayakan sebersih mungkin pantainya. Termasuk tempat-tempat wisata lain di Sumbar," terang Nasrul.

Sedikitnya, sampah pantai Padang yang terkumpul sejak Kamis malam (12/10) hingga Minggu (15/10) mencapai 43 ton. Sampah itu diangkut petugas kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Padang ke Tempat Penampungan Akhir (TPA).

(mdk/sau)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP