Menko Luhut Sebut Konglomerat Hong Kong Lirik Investasi Properti di Indonesia

Jumat, 8 November 2019 21:26 Reporter : Idris Rusadi Putra
Menko Luhut Sebut Konglomerat Hong Kong Lirik Investasi Properti di Indonesia Luhut Panjaitan. ©2017 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut bahwa bos perusahaan konglomerasi asal Hong Kong Lan Kwai Fang Group, Allan Zeman, mulai melirik potensi investasi properti di Indonesia.

"Tadi Allan, orang Hong Kong, dia mau taruh duitnya kemari mau investasi di properti seperti hotel, properti wisata-wisata yang kelas mewah," kata Luhut.

Menurut Luhut, prospek investasi yang ingin dimasuki perusahaan yang bergerak di bidang properti, hiburan, dan gaya hidup itu sangat bagus di Indonesia. Dia juga menyebut Allan sempat meminta sejumlah syarat untuk bisa masuk ke Indonesia.

"Prospeknya sangat bagus. Dia tadi hanya minta beberapa syarat. Saya bilang langsung saya jawab iya," katanya.

Meski belum mengetahui besaran investasi yang akan ditanamkan, Luhut meminta agar nilainya tidak tanggung-tanggung. Bahkan dia mengaku meminta investor tersebut bisa membawa miliaran dolar AS.

"Dananya banyak, dan saya enggak tahu (mau investasi berapa). Saya bilang, 'Kau bawa berapa miliar dolar lah, saya enggak mau ratusan juta dolar'," ujarnya.

1 dari 1 halaman

Jasa Marga Paparkan Investasi Jalan Tol

Direktur Keuangan PT Jasa Marga (Persero) Tbk Donny Arsal mengatakan pihaknya juga memaparkan sejumlah potensi investasi jalan tol kepada investor asal China di Kemenko Kemaritiman dan Investasi.

Namun, dia mengaku pertemuan baru memasuki tahap awal sehingga belum ada kesepakatan atau kepastian untuk berinvestasi.

"Ini baru tahap paparan awal, ada beberapa tadi (yang ditawarkan) termasuk 'toll road' karena belum pernah investasi juga di sini, jadi baru pengenalan," jelasnya. [idr]

Baca juga:
Prabowo Sambangi Luhut: Beliau Senior, Saya Minta Saran Masalah Pertahanan
Menko Luhut Cabut Aturan Larangan Ekspor Nikel untuk Eksportir yang Tertib
Bos Garuda Indonesia Bungkam Ditanya soal Konflik dengan Sriwijaya Air
Bertemu 2 Jam, Prabowo Minta Masukan Luhut Panjaitan

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini