Menhub Soal Kecelakaan Tol Cipularang: Sudah Berulang, Pasti Ada yang Salah di Sana
Merdeka.com - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, meminta pengelola tol agar memberi tanda peringatan di lokasi rawan kecelakaan. Permintaan ini terkait antisipasi kecelakaan tol Cipularang yang baru saja terjadi kemarin hingga melibatkan 21 kendaraan.
"Khusus itu mungkin pakai lampu, ada suara, atau ada yang jaga. Kalau satu tempat sudah berulang (kecelakaannya) pasti something wrong. Butuh effort tertentu terkait pengawasan dan peringatan di situ," kata dia, saat ditemui di Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Selasa (3/9).
Mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) ini mengatakan, dalam pandangan dia, ada dua faktor penyebab kecelakaan beruntun tersebut. "Tapi yang sudah nyata-nyata kasat mata ini kan dua hal, pertama, melanggar kecepatan dan kedua, melanggar muatan," ujar dia.
Meskipun demikian, kata dia, perlu ada investigasi lebih lanjut terkait kecelakaan tersebut. Dia pun telah menugaskan, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk memastikan penyebab kejadian kecelakaan tersebut.
"Saya menugaskan KNKT sama Dirjen Perhubungan Darat untuk melakukan evaluasi, teknisnya seperti apa, mengapa di sana terjadi," tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, kecelakaan beruntun terjadi di Tol Cipularang. Tepatnya di KM 92 Tol Purbaleunyi arah Cikampek. Kecelakaan tol Cipularang itu menyebabkan enam orang tewas dan empat di antaranya hangus terbakar. Sedangkan sejumlah orang luka-luka.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya