Menhub Budi Masih Kaji Pelarangan Truk Tak Kelebihan Muatan di Tol Layang Cikampek

Minggu, 22 September 2019 19:30 Reporter : Merdeka
Menhub Budi Masih Kaji Pelarangan Truk Tak Kelebihan Muatan di Tol Layang Cikampek Pembangunan Tol Layang Jakarta-Cikampek II. ©Liputan6.com/Bawono Yadika

Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi masih mengkaji pelarangan truk besar di Tol Layang Jakarta-Cikampek. Truk yang tidak over dimension dan overload (ODOL) kemungkinan masih boleh melintas.

Ada dua hal yang disorot, yakni ada kemiringan terjal di tol layang ini, serta masalah ketinggian. Ada pula masalah kecepatan, sebab kecepatan mobil yang over-kapasitas bisa sangat lambat jika di tol layang, yakni 10 KM per jam.

"Kita sedang akan diskusikan bagaimana melakukan itu. Bisa saja umpamanya mereka sudah tidak melanggar berat dan panjang, (maka) boleh naik. Tapi yang tidak, tidak mungkin begitu," ujar Budi di Tol Layang Jakarta-Cikampek, Minggu (22/9).

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengaku sudah mendengar keluhan para operator logistik truk pada tahun 2017 lalu. Mereka pun diberi toleransi selama setahun agar operator angkutan logistik bisa melakukan normalisasi truk yang ODOL sesuai aturan Kemenhub.

"Satu tahun sudah terlewati, artinya sesuai kesepakatan, pada operator logistik yang kemudian masih punya overdimensi atau potensi overloading harusnya bisa comply, tapi ternyata progresnya enggak begitu yang diharapkan," ujar Budi Setiyadi yang berkata penertiban truk ODOL akan makin intensif tahun ini.

Dia mengungkit soal kecelakaan di Tol Cipularang yang diduga akibat truk kelebihan muatan, dan kini Polres Purwakarta sudah mengembangkan penyidikan ke pihak operator kendaraan truk. Sang Dirjen berkata jika masih ada lagi operator truk yang tak patuh aturan dan terlibat kecelakaan, maka mereka pun bisa diseret ke meja hijau.

Selain itu, Budi mengatakan operator truk yang bekerja sama dengan para BUMN juga akan dipilih yang sudah mengikuti aturan normalisasi. Dengan ini, diharapkan pada tahun 2020 truk ODOL sudah bisa sepenuhnya dilarang di jalan tol.

Reporter: Tommy Kurnia

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini