Mengenal Pendiri CNI Ginawan Tjondro, Bisnis MLM Terkenal di Era Milenium
Merdeka.com - Sebagian masyarakat mungkin pernah mendengar produk CNI. Produk ini menawarkan produk makanan dan minuman kesehatan, hingga produk kecantikan.
Penjualan produk ini di bawah PT Citra Nusa Insan (CNI), yang kemudian dijadikan sebagai merek produk yang dijual. Penjualan produk ini menggunakan strategi multi level marketing (MLM). Strategi penjualan ini cukup populer di awal tahun 2000.
Namun, tahukah anda pendiri dari produk CNI? Dia adalah Ginawan Tjondro, pendiri PT CNI di tahun 1986. Mengutip Tatler Asia, perusahaan ini awalnya bernama Sanchorellatama.
CNI bahkan mendapatkan Corporate Image Award sebanyak enam kali berturut-turut sejak tahun 2007-2012. Penghargaan ini mensurvei lebih dari 2.000 jurnalis, investor, eksekutif, dan anggota masyarakat umum di kota-kota utama di Indonesia.
Ginawan membangun CNI bersama Edi Sukamto Josana. Keduanya kemudian membangun bisnis kerajaan properti bernama Istana Group pada tahun 1988. Proyeknya meliputi pusat komersial, bangunan tempat tinggal, hotel dan resor, pabrik dan gudang, bahkan taman umum.
Beberapa proyek Istana yang paling luar biasa adalah taman budaya Garuda Wisnu Kencana di Bali, pusat komersial Istana Plaza di Bandung dan Pusat Elektronik Istana Bandung, pembangunan perumahan Istana Regency, dan hotel Sofitel Seminyak Bali dan Quest Hotel Kuta Bali.
Ginawan juga tercatat pernah menjabat sebagai Presiden Komisaris and Komisaris of di perusahaan batu bara PT Indo Bara Pratama. Sebelum mengembangkan bisnis sebagai pengembang properti, Ginawan pernah membangun bisnis di sektor transportasi, komoditas, manufaktur, dan kebutuhan konsumen lainnya.
Dalam Tatler Asia juga disampaikan bahwa Ginawan Tjondro merupakan satu dari 100 orang paling kaya di Indonesia pada tahun 2020 dengan total aset mencapai USD490 juta.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya