Pengaruh Mahalnya Harga Tiket Pesawat ke Inflasi Indonesia

Senin, 8 Agustus 2022 19:47 Reporter : Idris Rusadi Putra
Pengaruh Mahalnya Harga Tiket Pesawat ke Inflasi Indonesia Bandara Soekarno Hatta. ©jetphotos.net

Merdeka.com - Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Febrio Kacaribu menyebut bahwa kebijakan Kementerian Perhubungan yang memperbolehkan maskapai meningkatkan tarif tiket pesawat hanya berkontribusi sekitar 0,06 persen hingga 0,1 persen terhadap inflasi.

Berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 142 Tahun 2022 yang diterbitkan pada 4 Agustus 2022 lalu, pemerintah mengizinkan maskapai untuk memungut tarif tambahan pesawat jet dengan porsi maksimal 15 persen dari tarif batas atas. Sementara pesawat propeller maksimal 25 persen dari tarif batas atas.

"Dampaknya kami pantau memang relatif kecil terhadap inflasi, akan tetapi tetap kami pantau karena kami harus memastikan agar kebijakan-kebijakan yang bisa kami kendalikan harus tetap kami bisa kendalikan," ungkap Febrio dalam acara Tanya BKF secara daring di Jakarta, Senin (8/8).

Masyarakat terutama kelas menengah saat ini mulai banyak beraktivitas dan melakukan perjalanan menggunakan pesawat terbang, mengingat uangnya yang sudah cukup banyak tersimpan selama dua tahun terakhir saat pandemi Covid-19 melanda.

Akibat adanya peningkatan yang cukup tajam dari mobilitas kelas menengah, dia menilai aktivitas perekonomian di Indonesia pun berdampak sangat besar.

2 dari 2 halaman

Harga Tiket Pesawat Mahal

Di sisi lain, harga tiket pesawat memang mulai meningkat dan sedikit berpengaruh terhadap inflasi, meski peran harga tiket pesawat sangat terbatas terhadap inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK).

"Dibandingkan dengan keranjang belanja dari masyarakat Indonesia secara umum sebanyak 270 juta orang, tiket pesawat itu komponen yang relatif kecil di sana," tambahnya.

Maka dari itu, Febrio menekankan fokus utama pemerintah saat ini adalah memantau inflasi dari sisi harga bergejolak atau volatile food yang cenderung langsung berdampak besar terhadap mayoritas masyarakat, terutama masyarakat miskin dan rentan.

Hal tersebut terus diutamakan pemerintah dengan memastikan pasokan bahan pangan akan tetap bisa terjaga dalam beberapa bulan ke depan. [idr]

Baca juga:
Kenaikan Harga Tiket Pesawat Tak Banyak Pengaruhi Inflasi
Ikuti Arahan Kemenhub, Garuda Indonesia Siap Turunkan Tarif Pesawat
Keluarkan Aturan Baru, Kemenhub Minta Maskapai Terapkan Harga Tiket Lebih Terjangkau
Turunkan Harga Tiket Pesawat, Ketua MPR Usul Pihak Swasta Boleh Jualan Avtur
Terungkap, Ini Penyebab Mahalnya Harga Tiket Pesawat
Menanti Harga Tiket Pesawat Murah

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini