Mandiri Sekuritas sebut Sri Mulyani gairahkan investasi swasta
Merdeka.com - Ekonom PT Mandiri Sekuritas, Leo Putra Rinaldy menilai, kehadiran Menteri Keuangan Sri Mulyani menggairahkan investasi swasta. Sebab, menurut Leo, Menteri Sri Mulyani membuat anggaran pemerintah lebih realistis dan minim risiko.
"Sri Mulyani langsung menyatakan misalnya tax revenue growth yang target APBN tumbuhnya 24 persen itu beliau melihatnya sulit dicapai. Bu Sri Mulyani mengatakan kemungkinan ada tax revenue shortfall Rp 219 triliun, berarti tax revenue growth tahun ini hanya 6 persen," ujarnya dalam acara Media Gathering di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (1/10).
Pertumbuhan pajak tersebut dinilai lebih realistis dibanding sebelumnya. Hal ini berdampak pada pemotongan anggaran agar menjaga defisit sebesar 2,5 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Namun, pemerintah memastikan pemotongan anggaran tidak mempengaruhi sektor infrastruktur. Ini membuat pengusaha mendapat sinyal positif untuk melakukan investasinya di Tanah Air.
"Selama ini kalau kita lihat, salah satu risiko kenapa investasi swasta tidak meningkat adalah karena risiko fiskal begitu tinggi, terutama penerimaan pemerintah yang dianggap tidak realistis. Sekarang Bu Sri Mulyani membuat anggaran lebih realistis," tuturnya.
Investasi swasta atau private-led growth, menurutnya, akan menjadi motor penggerak perekonomian Indonesia ke depan.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya