Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan kenaikan pangkat anumerta kepada tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjadi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 pada 17 Januari 2026. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi mereka dalam menjalankan tugas negara. Peristiwa tragis ini terjadi saat para ASN KKP tersebut sedang dalam misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan di wilayah Nusantara.
Wakil Menteri KKP Didit Herdiawan menyampaikan langsung keputusan ini dalam sebuah upacara yang penuh haru. Upacara penghormatan tersebut diselenggarakan di Auditorium Madidihang AUP Kelautan dan Perikanan Pasar Minggu, Jakarta, pada Minggu, 25 Januari 2026. Beliau menegaskan bahwa semua almarhum adalah patriot bangsa yang gugur dalam menjalankan tugas kedinasan, tugas negara, dalam melaksanakan misi pengawasan sumber daya kelautan.
Tiga ASN yang mendapatkan KKP Kenaikan Pangkat Anumerta adalah Ferry Irawan, Yoga Naufal, dan Deden Maulana. Mereka gugur bersama tujuh kru pesawat milik Indonesia Air Transport (IAT) saat pesawat dengan nomor lambung PK THT itu jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. KKP memberikan apresiasi tertinggi atas pengabdian mereka.
Advertisement
Advertisement
Dedikasi ASN dalam Misi Pengawasan Sumber Daya Laut
Ferry Irawan, salah satu ASN yang gugur, telah mengabdi selama 18 tahun sebagai Pegawai Negeri Sipil di KKP. Dedikasinya dalam menjaga kekayaan laut Indonesia tidak diragukan lagi. Ia merupakan sosok yang berdedikasi tinggi dalam setiap penugasan yang diberikan oleh negara.
Sementara itu, Yoga Naufal dikenal sebagai tenaga profesional yang aktif terlibat dalam kegiatan operasional pendukung sektor penerbangan. Ia juga berkontribusi dalam dokumentasi udara di Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP). Perannya sangat vital dalam mendukung misi pengawasan.
Deden Maulana, ASN KKP lainnya, bertugas di bidang pengelola barang milik daerah di KKP. Keikutsertaannya dalam penerbangan tersebut menunjukkan komitmennya terhadap tugas. Kepergian ketiganya meninggalkan duka mendalam bagi seluruh jajaran KKP.
Advertisement
Advertisement
Penghormatan KKP dan Komitmen Terhadap Patriot Bangsa
Wakil Menteri KKP Didit Herdiawan menegaskan bahwa kenaikan pangkat anumerta ini adalah bentuk penghargaan tertinggi. “Kami naikkan (pangkatnya) karena mereka melaksanakan tugas operasi, untuk pelaksanaan kegiatan surveillance (pemantauan),” ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan pengakuan negara atas pengorbanan mereka.
KKP menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus atas dedikasi para pegawainya, serta seluruh kru pesawat yang turut menjadi korban. Mereka telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam pengawasan sumber daya kelautan perikanan di seluruh perairan Nusantara. Pengabdian mereka akan selalu dikenang sebagai teladan.
Upacara penghormatan dan pelepasan yang digelar di Jakarta menjadi momen penting untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan bangsa ini. Selain Ferry Irawan dan Yoga Naufal, upacara ini juga mengenang Capt. Andy Dahananto yang gugur saat bertugas. KKP berharap semangat perjuangan mereka dapat terus menginspirasi ASN lainnya.
Advertisement
Sumber: AntaraNews