Kemenhub Naikkan Tarif Kapal Penyeberangan, Ini Rinciannya

Rabu, 28 September 2022 17:08 Reporter : Yunita Amalia
Kemenhub Naikkan Tarif Kapal Penyeberangan, Ini Rinciannya Kapal penyeberangan ke Sabang. ©2021 Merdeka.com/Alfath Asmunda

Merdeka.com - Kementerian Perhubungan melakukan penyesuaian tarif angkutan penyeberangan. Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno mengatakan penyesuaian tarif antar diberlakukan terhadap 23 lintasan penyeberangan komersil.

"Penyesuaian tarif antarprovinsi dilakukan pada 23 lintas penyeberangan komersil dengan penyesuaian berkisar sebesar 11 persen," ujar Hendro pada Rabu (28/9).

Hendro menuturkan, penyesuaian tarif berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan RI nomor KM 184 tahun 2022 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 172 Tahun 2022 Tentang Tarif Penyelenggaraan Angkutan Penyeberangan Kelas Ekonomi Lintas Antarprovinsi dan Lintas Antarnegara, dan telah ditetapkan oleh Menteri Perhubungan yang pada 28 September.

Penyesuaian tarif ini mempertimbangkan hasil evaluasi perhitungan tarif penyelenggaraan angkutan penyeberangan kelas ekonomi serta demi menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran, keseimbangan antara kepentingan masyarakat, serta keberlangsungan industri penyeberangan.

"Tarif baru ini akan diberlakukan 3 hari sejak ditetapkan," ucapnya.

Dari tarif baru tersebut, penyesuaian tarif misalnya pada lintas Merak-Bakauheni yaitu tarif penumpang, belum termasuk iuran wajib dana pertanggungan wajib kecelakaan penumpang dan jasa kepelabuhanan, mengalami penyesuaian dari semula sebesar Rp14.475 menjadi Rp16.575 atau terdapat kenaikan sebesar Rp2.100.

Tarif kendaraan golongan IV A mengalami penyesuaian dari semula sebesar Rp369.000 menjadi Rp407.700 atau terdapat kenaikan sebesar Rp38.700.

Sementara di lintasan Merak-Bakauheni untuk tarif lainnya seperti kendaraan golongan V B mengalami penyesuaian dari semula sebesar Rp644.000 menjadi Rp712.750 atau terdapat kenaikan sebesar Rp68.750. Tarif kendaraan golongan VI B mengalami penyesuaian dari semula sebesar Rp1.000.000 menjadi Rp107.000 atau terdapat kenaikan sebesar Rp107.000.

2 dari 2 halaman

Untuk penyesuaian tarif (belum termasuk iuran wajib dana pertanggungan wajib kecelakaan penumpang dan jasa kepelabuhanan) pada lintas Ketapang – Gilimanuk antara lain:

a. tarif penumpang mengalami penyesuaian dari semula sebesar Rp4.500,- menjadi Rp5.450 atau terdapat kenaikan sebesar Rp950;

b. tarif kendaraan golongan IV A mengalami penyesuaian dari semula sebesar Rp144.000 menjadi Rp160.350 atau terdapat kenaikan sebesar Rp16.350;

c. tarif kendaraan golongan V B mengalami penyesuaian dari semula sebesar Rp219.000 menjadi Rp242.250 atau terdapat kenaikan sebesar Rp23.250;

d. tarif kendaraan golongan VI B mengalami penyesuaian dari semula sebesar Rp355.000 menjadi Rp392.500 atau terdapat kenaikan sebesar Rp37.500.

"Penyesuaian tarif angkutan penyeberangan ke depannya dapat dilakukan setelah adanya evaluasi yang dilakukan terhadap besaran tarif yang telah ditetapkan setiap 6 bulan. Dari evaluasi ini akan diketahui perubahan biaya atau satuan unit produksi per mil karena perubahan satuan harga pada komponen biaya," jelasnya.

Hendro berharap dengan adanya penyesuaian tarif angkutan penyeberangan operator kapal lebih meningkatkan aspek keselamatan dan keamanan pelayaran serta menjaga kualitas layanan angkutan penyeberangan. Dengan penyesuaian tarif angkutan penyeberangan ini telah memperhitungkan kenaikan yang wajar dan struktur tarif yang adil bagi pengguna jasa maupun operator.

"Selain itu diharapkan bagi badan usaha angkutan penyeberangan dan pelabuhan agar dapat segera melakukan sosialisasi terhadap penyesuaian tarif angkutan penyeberangan antarprovinsi bersama dengan pemangku kepentingan terkait baik secara fisik maupun melalui media lainnya di masing-masing lintas penyeberangan," tandasnya.

Baca juga:
Perahu Motor Pengangkut Tim Nakes Covid-19 di Sumba Timur Tenggelam
KM Sabuk Nusantara 91 Terbakar di Pelabuhan Masalembo Sumenep, 1 Orang Tewas
PT PAL Sebut Kapal Selam Penting untuk Pertahanan Indonesia, Begini Penjelasannya
Pemerintah Masih Kaji Kenaikan Tarif Angkutan Penyeberangan
INS Vikrant, Kapal Induk Pertama Buatan India
Tabrakan dengan Tanker, Kapal Kargo Tumpahkan Minyak ke Lautan

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini