Jokowi: Kalimantan Utara akan Jadi Green Industrial Park Terbesar di Dunia

Selasa, 16 Agustus 2022 11:44 Reporter : Yunita Rachmawati
Jokowi: Kalimantan Utara akan Jadi Green Industrial Park Terbesar di Dunia Presiden Jokowi. istimewa ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencanangkan Kalimantan Utara menjadi Green Industrial Park terbesar di dunia. Pernyataan optimis itu disampaikan Jokowi dalam pidato tahunan MPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat.

"Kawasan industri hijau di Kalimantan Utara akan menjadi Green Industrial Park terbesar di dunia. Saya optimistis, kita akan menjadi penghasil produk hijau yang kompetitif di perdagangan internasional," kata Jokowi, Selasa (16/8).

Jokowi optimis Kalimantan Utara menjadi Green Industrial Park terbesar di dunia, mengingat sumber energi bersih yang ada di Indonesia sangat melimpah seperti energi dari panas matahari, panas bumi, angin, ombak laut, dan energi bio.

Sumber-sumber energi itu dinilai Jokowi mampu menjadi magnet industrialisasi segala produk rendah emisi, dan menempatkan Kalimantan Utara menjadi Green Industrial Park.

"Energi bersih dari panas matahari, panas bumi, angin, ombak laut, dan energi bio, akan menarik industrialisasi penghasil produk-produk rendah emisi," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Proyek Net Zero Emission

Sebelumnya, Jokowi pernah menyampaikan Indonesia tengah mempercepat pilot percontohan net zero emission antara lain dengan membangun Indonesia Green Industrial Park seluas 12.500 hektare di Kalimantan Utara yang akan menjadi yang terbesar di dunia.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perubahan Iklim atau Leaders Summit on Climate secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (22/4).

"Kami sedang melakukan rehabilitasi hutan mangrove seluas 620 ribu hektare sampai 2024, terluas di dunia dengan daya serap karbon mencapai empat kali lipat dibanding hutan tropis. Indonesia terbuka bagi investasi dan transfer teknologi, termasuk investasi untuk transisi energi," jelasnya.

Baca juga:
Di Forum G20, PKT Paparkan Strategi Tekan Emisi Karbon 436.000 Ton Sepanjang 2022
Pemerintah Masih Tunggu Waktu yang Tepat Terapkan Pajak Karbon
Membongkar Kontribusi Perusahaan Jepang di Indonesia dalam Antisipasi Perubahan Iklim
Pemerintah Dorong Pemanfaatan Hutan Tekan Emisi Karbon
Tekan Emisi Karbon, Perusahaan Tambang Ini Manfaatkan Bus Listrik Buatan Anak Bangsa
Bocoran Pembicaraan Para Menteri & Gubernur Bank Sentral G20 Saat Sarapan Bersama

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini