Jiwasraya Jual Mal Citos ke Perusahaan BUMN, Sudah Terima DP Rp1,4 Triliun

Selasa, 31 Maret 2020 15:28 Reporter : Anggun P. Situmorang
Jiwasraya Jual Mal Citos ke Perusahaan BUMN, Sudah Terima DP Rp1,4 Triliun Ilustrasi jiwasraya. ©2020 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah mengkaji pelepasan aset PT Asuransi Jiwasraya dalam rangka pelunasan polis kepada nasabah. Rencana tersebut tengah masuk dalam proses finalisasi.

Direktur Utama Asuransi Jiwasraya Hexana Tri Sasongko mengatakan, Citos nantinya akan dijual kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Meski demikian, dia tidak merinci BUMN yang bersedia mengambil alih mall tersebut.

"Citos masih dalam proses dan Citos itu diminati BUMN lain jadi hanya antar BUMN saja. Sekarang masih dalam proses," ujar Hexana di Jakarta, Selasa (31/3).

"Ini hanya antar BUMN. Kita memakai cara yang paling sederhana saja diberikan pada Antar BUMN, jadi tidak dilakukan kepada umum," sambungnya.

Hexana melanjutkan, walau penyelesaian penjualan masih terus berlangsung pihaknya sudah menerima uang muka sebanyak Rp1,4 triliun pada 2018.

"Citos masih proses ya kita tunggu saja. Benar Rp1,4 triliun uang muka yang sudah kita terima sejak lama sekali sejak 2018," tandasnya.

1 dari 1 halaman

Jiwasraya Bayar Polis Nasabah

polis nasabah rev1

Di tengah pandemi virus corona, perusahaan asuransi Jiwasraya menepati janji dengan mulai membayar klaim nasabah polis tradisional hari ini. Sebanyak 15 ribu polis nasabah yang sudah jatuh tempo dan terverifikasi telah menerima pembayaran.

Hal tersebut disampaikan Direktur Utama Jiwasraya Hexana Tri Sasongko dalam konferensi pers virtual, Selasa (31/3).

"Kami mulai membayar polis tradisional yang sudah jatuh tempo dan terverifikasi, nilainya sekitar Rp470 miliar," ujar Hexana.

Sumber dana yang digunakan perusahaan untuk membayar tunggakan klaim tersebut berasal dari aset-aset finansial Jiwasraya yang masih bisa dilikuidasi.

"Karena ketersediaan dana terbatas, jadi pembayaran tahap pertama dilakukan untuk sebagian polis tradisional yang sudah jatuh tempo dan diverifikasi," lanjut Hexana.

Sementara untuk pembayaran polis non tradisional dan polis produk saving plan, Hexana menyatakan pihaknya masih menyusun skemanya dan sedang dibahas dengan pemegang saham dan regulator.

"Untuk yang lainnya saat ini sedang dalam pembahasan bersama pemegang saham dan regulator. Kami mohon agar semua nasabah bersabar," paparnya. [idr]

Baca juga:
Jiwasraya Bayar Klaim Nasabah Rp470 Miliar
Kejagung Periksa 17 Saksi untuk Lengkapi Berkas Perkara 3 Eks Pejabat Jiwasraya
Pembayaran Klaim Nasabah Jiwasraya Diminta Tetap Jalan Meski Ada Virus Corona
Nasib Kasus Jiwasraya di Tengah Wabah Corona
PKS Minta Duit Bailout Rp15 Triliun Jiwasraya Dialihkan Untuk Lawan Corona
Kejaksaan Agung Periksa Tujuh Orang Pemilik SID Terkait Kasus Jiwasraya

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini