Jasa Industri Masih Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi RI

Selasa, 29 Oktober 2019 18:00 Reporter : Merdeka
Jasa Industri Masih Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi RI pertumbuhan ekonomi. shutterstock

Merdeka.com - Kementerian Perindustrian menggelar Pameran Jasa Industri 2019 yang berlangsung dari tanggal 29-31 Oktober 2019 di Gedung Kemenperin, Jakarta. Pameran ini diselenggarakan untuk mengenalkan jasa industri yang ternyata memberi pengaruh besar terhadap porsi Produk Domestik Bruto (PDB) secara keseluruhan.

Oleh karenanya, pemerintah ingin agar jasa industri berkembang dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Ngakan Timur Antara menyatakan, basis ekonomi ke depan tetap tergantung pada industri itu sendiri.

"Tetap industri itu sendiri, karena kontribusinya masih besar, jauh di atas jasa industri atau subsektor lain. Kalau memang tujuannya ingin meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kue terbesarnya harus kita dorong, yaitu industri," ujarnya saat ditemui di Gedung Kemenperin, Selasa (29/10).

Dia menambahkan, jasa industri akan menjadi subsektor pendukung yang memperkuat posisi industri dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Jika membandingkan dengan negara lain, tentu berbeda karena Indonesia masih harus menghadapi bonus demografi.

"Kalau negara maju yang lain, mungkin sudah menuju ke sana (jasa industri sebagai basis ekonomi). Kalau kita 'kan masih punya bonus demografi, anak-anak muda nantinya butuh lapangan pekerjaan dan industri lah yang bisa memberikan itu," tambahnya.

Sebagai informasi, tenaga kerja Indonesia saat ini berjumlah 133 juta orang. Dari jumlah tersebut, 18 juta orang termasuk ke dalam tenaga kerja industri, yang artinya 14,3 persen dari jumlah tenaga kerja secara keseluruhan.

Namun, bukan tidak mungkin subsektor jasa industri bisa memberikan peluang pekerjaan yang besar karena perubahan pola produksi dan konsumsi. Data PDB Indonesia 2016 menunjukkan sektor jasa (secara keseluruhan) menyumbang 45 persen porsi PDB, sedangkan sektor industri 41 persen. Sisanya, sektor primer.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com [azz]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini