Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini alasan banyak proyek konstruksi mangkrak di Indonesia

Ini alasan banyak proyek konstruksi mangkrak di Indonesia Tiang Monorail. ©2012 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Tidak terbantahkan, banyak proyek pembangunan infrastruktur di Indonesia yang mangkrak dan penyelesaiannya molor dari waktu yang telah ditetapkan. Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Iskandar Z Hartawi menjelaskan, kondisi ini bisa terjadi karena tidak stabilnya harga material bangunan.

Menurut Iskandar, kondisi ini juga bisa memperparah kualitas bangunan di Indonesia. Para pengusaha cenderung melakukan efisiensi sehingga bangunan yang mereka hasilkan tak maksimal kualitasnya.

"Konstruksi mangkrak, kualitas tidak sempurna bisa jadi karena itu. Pengusaha ingin untung malah jadi buntung. Pengusaha jadi nakal. Harga tadi yang bekerja," ucap Iskandar di kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta, Selasa (4/3).

Menurut Iskandar, harga material bangunan selalu naik di akhir tahun. Ini sangat memberatkan pengusaha karena kenaikan harga tidak dimasukkan dalam rencana kerja sehingga ada pembebasan biaya.

"Harga satuan tadi naik. Misalnya keramik yang biasa Rp 50.000 bisa naik sampai Rp 30.000," tegasnya.

Dia meminta kepada pemerintah membantu menjaga stabilitas harga material bangunan.

"Kami minta ada kesatuan harga stabilitas harga. Pembuatan harga satuan itu harus ada. Intinya ketegasan pemerintah itu yang kita minta. Sekarang tambah lagi suku bunga naik," tutupnya. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP