Indonesia Butuh Rp 67.000 T Capai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

Selasa, 12 April 2022 16:35 Reporter : Merdeka
Indonesia Butuh Rp 67.000 T Capai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Indonesia dipastikan mengalami resesi. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) terus menyiapkan peta jalan untuk mencapai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Namun, pihak instansi mengakui itu bukan perkara mudah.

Deputi Kemaritiman dan Sumber Daya Alam Nasional Kementerian PPN/Bappenas, Arifin Rudiyanto mengatakan, paling tidak masih ada dua tantangan besar untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, yakni dari segi pembiayaan dan komunikasi.

Adapun kalkulasi kebutuhan pendanaan untuk mencapai SDGs sebesar Rp 67.083 triliun, dengan selisih (gap) pendanaan sekitar Rp 14 ribu triliun yang masih harus dipenuhi.

"Untuk mencapai target SDGs hingga 2030, dibutuhkan pembiayaan besar, sebesar Rp 67 ribu triliun, dan lebih dari Rp 14 ribu triliun yang masih harus dipenuhi," ujar Arifin dalam sesi webinar, Selasa (12/4).

2 dari 2 halaman

Pembiayaan Meningkat Pasca Pandemi

pasca pandemi

Arifin memperkirakan, kebutuhan pembiayaan SDGs akan meningkat pasca masa pandemi Covid-19. Dengan begitu, tantangan pencapaian SDGs bakal semakin besar.

"Akibat pandemi, kita hadapi tantangan besar untuk wujudkan SDGs. Target pertumbuhan ekonomi 2045 juga berpotensi tertunda. Pasca pandemi perlu pertumbuhan 6 persen untuk bawa Indonesia negara maju dan lepas dari middle income trap sebelum 2045," serunya.

Merujuk ucapan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada SDGs Annual Conference 2021, dia menyampaikan, negara harus mencari cara dan terobosan baru agar terjadi lompatan dalam mencapai target SDGs.

"Bapak Presiden meminta secara khusus kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, untuk menyiapkan orkestrasi nasional yang berkelanjutan. Termasuk untuk pembiayaan guna percepatan pencapaian target SDGs," tuturnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

[bim]

Baca juga:
Haedar Nashir Minta Bappenas Rancang Kebijakan Progresif Sejahterakan UMKM
Pemerintah Bakal Bangun Jalan Trans di Pulau Kei Besar Sepanjang 101 Km
Gandeng Bappenas, Kementerian Investasi Dorong RI Keluar Jebakan Kelas Menengah
Pesan Kepala Bappenas ke Pemda: Tak Selamanya Pembangunan Harus Gunakan APBN
Kepala Bappenas Tagih Program Pembangunan Gubernur Sulawesi, Maluku dan Papua
Menteri Bappenas Suharso Pamer Isi Tenda di IKN: Ada Kloset Duduk dan Shower

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini