Erick Thohir Ingin Garuda Indonesia Bertransformasi Seperti PLN dan Pertamina

Rabu, 2 Juni 2021 13:09 Reporter : Merdeka
Erick Thohir Ingin Garuda Indonesia Bertransformasi Seperti PLN dan Pertamina Pesawat Garuda Indonesia. ©2013 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendorong agar Garuda Indonesia melakukan transformasi bisnis saat lini keuangan perseroan terdesak akibat lilitan utang hingga puluhan triliun rupiah. Dia lantas memberikan contoh terhadap PT PLN (Persero) dan PT Pertamina (Persero) yang melakukan transformasi bisnis pasca musibah pandemi Covid-19.

Seperti diketahui, PLN saat ini mulai memasuki lini bisnis layanan internet. Di sisi lain, PLN bersama Pertamina juga tengah membuat strategi untuk pengadaan industri baterai mobil listrik di Tanah Air.

"Perbaiki bisnis model pasca pandemi. PLN pun harus berubah, Pertamina pun harus berubah. Ini sudah ada yang namanya mobil listrik, ya berubah. Enggak mungkin PLN dan Pertamina masih terus sama," imbuh Erick Thohir di Kantor Kementerian BUMN, Rabu (2/6).

Menurut dia, Garuda Indonesia saat ini masih punya keuntungan, dimana perseroan jadi maskapai BUMN yang melayani moda transportasi udara di negara kepulauan seperti Indonesia.

"Dan Alhamdulillah, Indonesia ini negara kepulauan. Jadi tidak mungkin orang Indonesia menuju pulau lain pakai kereta. Opsinya dia pakai kapal laut dan kereta. Jadi itu menguntungkan. Jadi yang kita fokuskan ke Garuda Indonesia dan Citilink akan fokus ke domestik market," tuturnya.

Erick lantas mengambil data sebelum pandemi Covid-19 per November 2019 hingga Januari 2020, dimana angka okupansi pengguna pesawat didominasi untuk tujuan domestik. "Jadi bukan bisnis gaya-gayaan, tapi domestik. Sebelum Covid-19, 78 persen turis adalah turis lokal, Rp 1.400 triliun turis lokal. Turis asing hanya 22 persen. Jelas ini marketnya," ujar dia.

"Karena itu, dari hasil laporan yang saya dapatkan, kita tetap pertahankan 1.300 pilot, kabin dan lain-lain, 2.300 pegawai. Kalau negara lain jangan saya yang bicara, sudah dalam proses yang lebih parah dari Garuda Indonesia. Jadi kita patut bersyukur, tinggal cari proses Garuda Indonesia bisa sustain," imbuhnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [azz]

Baca juga:
Solusi Erick Thohir Hadapi Utang Garuda Indonesia: Pangkas Komisaris Jadi Dua orang
Strategi Garuda Indonesia Bertahan di Tengah Lilitan Utang Rp70 Triliun
Penurunan Harga Tiket Diyakini Bisa Bantu Garuda Indonesia Keluar dari Kerugian
Yenny Wahid: Kami Sedang Berjuang Keras Agar Garuda Indonesia Tidak Dipailitkan
Kemnaker Minta Manajemen Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air Tidak PHK Karyawan
Garuda Indonesia

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini