Ekonomi Melambat, Pengusaha Rem Ekspansi Bisnis

Selasa, 5 November 2019 13:54 Reporter : Wilfridus Setu Embu
Ekonomi Melambat, Pengusaha Rem Ekspansi Bisnis rosan roeslani. ©2015 kadin-indonesia.or.id

Merdeka.com - Pelaku usaha bakal menahan ekspansi bisnis sebagai imbas dari perlambatan ekonomi baik global maupun domestik. Stagnasi ekonomi sudah diprediksi oleh dunia usaha sebelumnya.

"Kita sudah prediksi nih perekonomian akan stagnan. Apakah kita akan ekspansi, ya tidak. Ekspansi oh ini kalau meningkat kita akan ekspansi," kata Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan Roeslani, di Jakarta, Selasa (5/11).

Rosan menjelaskan, ekspansi bisnis berkaitan dengan prinsip 'supply and demand' alias penawaran dan permintaan. Jika permintaan melambat, maka ekspansi cenderung akan ditahan.

"Kalau dunia usaha itu apa sih (pertimbangan bisnisnya). Supply dan demand, begitu demand-nya lemah, kita akan ekspansi tidak?. Pasti kita akan menahan (ekspansi)," jelasnya.

"Begitu demand-nya tinggi apakah kita akan ekspansi, iya, gampang kok supply dan demand," lanjut Rosan.

Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal III/2019 sebesar 5,02 persen (year on year/yoy). Angka ini lebih rendah dibandingkan realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal II-2019 yang sebesar 5,05 persen yoy.

Angka ini juga lebih rendah jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi di kuartal III/2018 sebesar 5,17 persen yoy. Namun secara kumulatif pertumbuhan ekonomi Indonesia dari kuartal I/2019 sampai dengan kuartal III/2019 mencapai 5,04 persen. [bim]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini